RELUNG.ID – MediaTek kembali memperluas jajaran chipset kelas atasnya dengan memperkenalkan Dimensity 9600M.
Chipset baru ini membawa sejumlah fitur perangkat lunak dan kecerdasan buatan (AI) dari seri Dimensity 9600 Pro ke lebih banyak perangkat ponsel flagship.
Sebelumnya, MediaTek telah mengumumkan Dimensity 9600 Pro pada awal pekan ini. Namun, chipset tersebut ternyata bukan satu-satunya System on Chip (SoC) baru yang diperkenalkan perusahaan.
Dimensity 9600M disebut menghadirkan pendekatan berbeda. Dari sisi perangkat keras, chipset ini pada dasarnya merupakan versi rebranding dari Dimensity 9500.
Dimensity 9600M diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi N3P 3 nanometer (nm) milik TSMC. Komponen utama yang digunakan juga masih sama dengan Dimensity 9500.
Chipset tersebut mengusung CPU dengan konfigurasi all-large-core dan memiliki kecepatan maksimum hingga 4,21 GHz pada inti C1-Ultra.
Sementara untuk pengolahan grafis, MediaTek tetap menggunakan GPU Arm Mali-G1 Ultra MC12. Chipset ini juga dibekali NPU APU 990 untuk menangani berbagai pemrosesan berbasis kecerdasan buatan.
Perbedaan utama Dimensity 9600M dibandingkan Dimensity 9500 terletak pada sisi perangkat lunak dan kemampuan AI.
MediaTek membekali chipset baru tersebut dengan Agentic AI Engine serta Dimensity Scheduling Engine terbaru. Kedua teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan perangkat dalam menjalankan berbagai tugas berbasis AI sekaligus mengoptimalkan pengelolaan kinerja.
Dengan pendekatan tersebut, Dimensity 9600M diharapkan dapat membawa sejumlah kemampuan AI dari seri Dimensity 9600 Pro ke lebih banyak smartphone kelas flagship.
MediaTek menyebut perangkat pertama yang menggunakan Dimensity 9600M diperkirakan akan hadir pada kuartal ini.
Sejumlah laporan memprediksi vivo X500 dan Oppo Find X10 menjadi beberapa smartphone awal yang akan menggunakan chipset tersebut. (LWM)

