RELUNG.ID- Di tengah kesibukan menangani klien korporasi di Sumatera Selatan, tim Logic Public Relation (Logic PR) menyempatkan waktu untuk berbagi kebaikan.
Agenda sosial ini menjadi bukti bahwa komunikasi bukan hanya soal membangun citra, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.
Bermarkas di Jl. Bangka IX No.64, Pela Mampang, Jakarta Selatan, Logic PR hadir di Palembang sejak Selasa (5/8/2025) untuk mengelola kegiatan besar salah satu distributor alat berat nasional yang digelar di kawasan KM 9, Palembang, pada Rabu (6/8).
Setelah sukses mengoordinasikan acara tersebut, Head of Logic PR, Widhi Grafias, Direktur LCP Dian Agustina dan Manajer Arief Fadillah, melalui perwakilannya, melanjutkan agenda mereka dengan mengunjungi beberapa panti asuhan di Palembang pada Jumat (8/8).
Kunjungan ini dilakukan untuk menyerahkan bantuan sosial serta memperkuat semangat peduli sesama.
“Bagi kami, membentuk cerita terbaik tidak hanya terjadi di media atau panggung korporasi. Tapi juga saat kita hadir langsung untuk mereka yang membutuhkan,” ujar Widhi.

Dengan mengusung tagline “We Shape Your Story to Its Best,” Logic PR menunjukkan bahwa cerita yang kuat lahir dari aksi yang tulus.
Melalui program sosial ini, mereka ingin membagikan semangat positif, menanamkan nilai empati, dan mendorong pelaku industri komunikasi untuk lebih terlibat dalam kegiatan sosial.
Para anak panti yang dikunjungi turut memanjatkan doa agar Logic PR semakin berkembang dan mampu menjangkau lebih banyak orang dan korporasi di seluruh Indonesia.
Apalagi, seiring meningkatnya kebutuhan komunikasi strategis dan penguatan reputasi korporasi, kehadiran Logic PR menjadi jawaban yang relevan bagi banyak stakeholder bisnis di Indonesia.
Dunia Public Relations (PR) di Indonesia saat ini menghadapi tantangan kompleks. Bukan sekadar soal membangun eksposur media, tapi bagaimana narasi sebuah brand bisa autentik, berkelanjutan, dan bermakna sosial.
Di tengah derasnya arus informasi dan isu-isu sensitif di ruang publik, praktisi PR dituntut bukan hanya menjadi “juru bicara,” tetapi juga arsitek reputasi.
“PR bukan sekadar press release atau liputan media, tapi bagaimana merancang cerita yang bisa dipercaya dan punya dampak,” ungkap Widhi yang bukan nama asing di dunia komunikasi.
Sebelum mendirikan Logic PR, Widhi berkarier sebagai jurnalis di media nasional. Pengalamannya di dunia pers membentuk karakter komunikasinya tajam, faktual, dan memahami ekosistem media secara mendalam.
Sebagai jurnalis, Widhi terbiasa dengan liputan lapangan, menulis berita, dan memahami nilai berita (news value) serta kredibilitas sumber. Prinsip itu ia bawa ke ranah kehumasan.

“Jurnalisme mengajarkan saya bahwa komunikasi yang kuat lahir dari integritas. Di PR, prinsip itu tak boleh hilang. Karena kita bukan hanya bicara untuk didengar, tapi juga dipercaya,” tegasnya.
Logic PR dibangun dengan fondasi integritas tersebut. Dalam menangani klien, mereka mengedepankan: Keakuratan informasi; Kecermatan pesan; Sensitivitas sosial dan Etika komunikasi publik.
Tak heran jika Logic PR dipercaya menangani isu-isu strategis di berbagai sektor. Mereka memadukan presisi jurnalisme dengan strategi komunikasi korporat yang kuat dan humanis.
Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan atau potensi kerja sama, Logic PR dapat dihubungi melalui akun Instagram resmi mereka di @logic.pr atau melalui telepon kantor di (021) 2278 7868 pada jam kerja. [YKP]

