Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Akan Blokir Anggaran, Fokus pada Efisiensi Tanpa Pemangkasan
Bisnis

Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Akan Blokir Anggaran, Fokus pada Efisiensi Tanpa Pemangkasan

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda07/10/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (10/9/2025). (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dirinya tidak akan menerapkan kebijakan efisiensi dengan cara pemblokiran atau pemangkasan anggaran seperti yang dilakukan di era Menteri Keuangan sebelumnya, Sri Mulyani Indrawati. Ia menilai, efisiensi bukan berarti memangkas belanja kementerian atau lembaga, melainkan memastikan anggaran digunakan tepat sasaran, tepat waktu, dan bebas dari praktik korupsi.

“Kalau efisiensi adalah memastikan yang ada dibelanjakan sesuai peruntukannya, tepat waktu, dan tidak dikorupsi. Saya bukan spending free, tapi bukan juga mengubah anggaran. Yang penting jangan sampai mengganggu sistem,” ujar Purbaya di Jakarta, Selasa (7/10).

Menurutnya, kebijakan yang kini ditempuh Kementerian Keuangan lebih menitikberatkan pada pengelolaan kas (cash management) yang efisien, bukan pemangkasan pagu. Langkah ini dilakukan agar dana pemerintah tidak mengendap dan menimbulkan beban bunga yang justru merugikan negara.

“Saya pindahkan uang bukan berarti mengubah anggaran. Uangnya tetap milik pemerintah, hanya tempatnya berbeda,” jelasnya.

Purbaya mencontohkan, jika ada dana Rp100 triliun yang tidak segera dimanfaatkan, pemerintah tetap harus membayar bunga utang sekitar 6 persen per tahun.

“Artinya, uang yang nganggur Rp400 triliun saja bisa membuat negara rugi hingga Rp24 triliun hanya untuk bayar bunga,” tegasnya.

Berbeda dengan pendekatan Sri Mulyani, Purbaya memastikan tidak akan ada lagi kebijakan pembintangan atau pemblokiran anggaran tahun depan. Menurutnya, langkah itu justru memperlambat penyerapan belanja dan menghambat kinerja kementerian/lembaga.

“Kalau memang tidak mampu merealisasikan, coret saja sekalian. Tidak perlu dibintangi-bintangi,” katanya.

Sebagai perbandingan, pada masa kepemimpinan Sri Mulyani, efisiensi dilakukan dengan memangkas sejumlah pos belanja melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 57 Tahun 2025. Pemangkasan itu mencakup berbagai jenis pengeluaran seperti perjalanan dinas, rapat, jasa konsultan, sewa gedung, hingga belanja modal.

Kebijakan tersebut kala itu diambil untuk menekan pemborosan dan menjaga keseimbangan fiskal di tengah penyesuaian APBN 2025. Namun, Purbaya menilai, efisiensi harus dilakukan tanpa menghambat realisasi dan produktivitas belanja negara.

“Efisiensi bukan soal mengurangi, tapi memastikan setiap rupiah bekerja maksimal untuk rakyat,” pungkasnya.[THQ]

Anggaran Efisien Menkeu Purbaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMahasiswa UI Gelar “Piknik Demokrasi” di Depan DPR, Ajak Publik Berdialog Soal Pemerintahan

Next Article Tiga Kali Beraksi di Warung Tetangga, Pencuri di Empat Lawang Bawa Kabur Uang Tunai Hingga Cincin Emas
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202612 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,878 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,750 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,724 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?