RELUNG.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menepis kabar yang menyebut bahwa pemusatan latihan nasional (Pelatnas) berbagai cabang olahraga, termasuk bulu tangkis di bawah naungan PBSI, terdampak kebijakan efisiensi anggaran Presiden Prabowo Subianto.
Menpora menjelaskan bahwa kalender Pelatnas 2024 untuk seluruh cabang olahraga telah berakhir pada 31 Januari lalu. Evaluasi rutin dilakukan setiap akhir Januari, yang menyebabkan adanya jeda sebelum Pelatnas kembali dilanjutkan sesuai kebutuhan dan hasil evaluasi.
“Tidak benar. Pelatnas tidak berhenti. Kegiatan ini tetap berlanjut. Evaluasi yang dilakukan sejak 31 Januari adalah bagian dari proses perbaikan dan optimalisasi, sehingga terdapat jeda latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan hasil evaluasi,” ujar Dito dalam pernyataan resmi, Rabu (19/2).
Sementara itu, pada Rabu (19/2), kegiatan di Pelatnas PBSI tetap berlangsung. Sejumlah atlet bulu tangkis masih menjalani latihan dan persiapan untuk berbagai turnamen internasional, termasuk All England.
Menpora juga menegaskan bahwa akan ada penyesuaian prioritas dalam program Pelatnas berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan. Langkah ini diambil guna memastikan kesiapan atlet dalam menghadapi kompetisi besar mendatang.
“Fokus kami saat ini adalah persiapan menuju SEA Games 2025 pada Desember sebagai ajang terdekat, serta persiapan menghadapi Asian Games 2026, Olimpiade 2028, dan Para Games dalam setiap event,” jelas Dito.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil bertujuan untuk memastikan kesiapan atlet dan pelatih tetap optimal guna mendukung prestasi olahraga nasional dengan strategi yang lebih terarah dan efektif.[THQ]

