Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Minyak dan Gas di Laut Sulawesi Jadi Rebutan, Indonesia-Malaysia Cari Solusi

Politik

Minyak dan Gas di Laut Sulawesi Jadi Rebutan, Indonesia-Malaysia Cari Solusi


RiyadiBy Riyadi30/07/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pertemuan bilateral antara Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (29/7/2025). (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Perebutan potensi sumber daya alam berupa minyak dan gas bumi (migas) di wilayah Laut Sulawesi kembali menjadi sorotan, menyusul pertemuan bilateral antara Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas secara serius sengketa perbatasan maritim yang selama puluhan tahun belum terselesaikan, khususnya di wilayah Laut Sulawesi yang diduga menyimpan cadangan migas dalam jumlah besar.

PM Anwar sebelumnya telah menyinggung isu ini dalam sesi tanya jawab bersama Dewan Rakyat Malaysia pada 22 Juli lalu. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan final dengan Indonesia terkait batas maritim di kawasan tersebut.

Baca juga :   Zulkifli Hasan: Indonesia Berpotensi Menjadi Pemain Utama Industri Halal Global

“Masalah perbatasan Laut Sulawesi menyangkut kedaulatan nasional dan tidak akan diputuskan terburu-buru. Negosiasi masih berlangsung, tetapi belum ada kesepakatan yang ditandatangani,” ujar Anwar.

Ia juga menyoroti bahwa cadangan migas yang berada di dasar laut tidak mengenal batas kedaulatan negara secara tegas, karena sifatnya yang menyebar secara geologis. Menurut kajian Malaysia tahun 1979, potensi migas di wilayah tersebut lebih banyak berada di sisi Malaysia. Namun kenyataannya, cadangan itu juga menjalar hingga ke wilayah perairan Indonesia.

“Minyak itu tak ada sempadan. Kalau kita korek, harus ada persetujuan Indonesia. Sebab minyak itu menjalar, tidak tunggu sempadan,” ujarnya.

Baca juga :   Manga Kagurabachi Bakal Dirilis di Indonesia

Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut disebut menyampaikan tawaran solusi berbasis kerja sama, mengacu pada model Malaysia–Thailand Joint Authority (MTJA) yang telah sukses diterapkan dalam pengelolaan kawasan sengketa bersama.

“Presiden Prabowo berkata, ‘Pak Anwar, sudah berpuluh tahun rundingan ini belum selesai. Kenapa tidak kita buat seperti model Thailand atau Vietnam? Kerja sama sambil terus negosiasi,’” ungkap Anwar.

Meski menyambut tawaran tersebut secara terbuka, Anwar menyatakan bahwa keputusan akhir tidak bisa diambil tanpa melibatkan Pemerintah Negara Bagian Sabah, yang wilayahnya langsung berbatasan dengan Laut Sulawesi.

Baca juga :   KPU Sumsel Siapkan 13.055 TPS untuk Pilkada 2024

“Persoalan Laut Sulawesi tidak bisa diputuskan tanpa persetujuan Kerajaan Negeri Sabah,” tegasnya.

Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi yang diambil. Namun kedua negara berkomitmen untuk melanjutkan dialog secara damai dan konstruktif demi menjaga stabilitas kawasan dan menghindari eskalasi konflik.

Pertemuan lanjutan antara delegasi Indonesia dan Malaysia dijadwalkan akan digelar dalam waktu dekat di Jakarta untuk merumuskan langkah konkret menuju penyelesaian sengketa serta peluang eksplorasi migas berbasis kerja sama.[YKP]

Indonesia Laut Sulawesi Malaysia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHeboh Bendera One Piece Dikibarkan di Samping Merah Putih Jelang HUT RI ke-80, Ini Respons Warganet

Next Article Viral SD di Paluta Tanpa Guru, Warga Minta Sekolah Ditutup jika Tak Ada Perubahan

Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,973 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,844 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,817 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?