RELUNG.ID – Seorang perempuan berinisial FS (31), warga Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, diamankan polisi setelah kedapatan berada bersama seorang pria lain di kamar kosnya.
Saat kejadian, suami FS yang diketahui bernama Mustofa sedang bekerja di Malaysia. Sementara pria yang berada di kamar tersebut diketahui bernama Abdul Rozak (32), warga Kabupaten Mojokerto.
Keduanya ditemukan warga di kamar kos yang ditempati FS di Dusun Sidorukun, Desa Kertosono, pada Rabu (16/9/2026) pagi.
Kapolsek Sidayu Iptu Suharto mengatakan, berdasarkan keterangan warga, Abdul Rozak telah berada di kos tersebut sejak Selasa (15/9) sekitar pukul 20.00 WIB.
Warga kemudian mendatangi lokasi pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB dan mendapati Abdul Rozak berada di dalam kamar FS. Informasi tersebut kemudian menyebar hingga warga berdatangan ke lokasi.
Situasi sempat memanas karena banyak warga berkumpul di sekitar kos. Polisi yang tiba di lokasi langsung mengamankan FS dan Abdul Rozak untuk menghindari kemungkinan terjadinya aksi massa.
“Keduanya diamankan warga dan dibawa ke Balai Desa Kertosono. Selanjutnya, keduanya dibawa ke Mapolsek Sidayu untuk mencegah terjadinya aksi massa,” ujar Suharto.
Menurut Suharto, warga membawa keduanya ke Balai Desa Kertosono sekitar pukul 11.00 WIB sebelum kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian.
Dari pemeriksaan awal, FS membenarkan bahwa Abdul Rozak berada di kamar kos tersebut. Ia juga mengakui pria tersebut tidur di kamar yang ditempatinya.
“Dalam keterangannya, FS membenarkan bahwa Abdul Rozak berada dan tidur di dalam kamar kos yang ditempatinya. Sementara, Abdul Rozak juga mengakui telah berada di kos itu sejak malam sebelumnya,” jelas Suharto.
Polisi memastikan Abdul Rozak bukan merupakan suami FS. Suami FS, Mustofa, diketahui masih berada di Malaysia untuk bekerja.
Setelah diamankan di Mapolsek Sidayu, polisi melakukan penanganan bersama pihak terkait untuk mencegah terjadinya persoalan lanjutan di tengah masyarakat.
“Saat ini masih dilakukan mediasi dengan pihak terkait. Termasuk warga beserta Pemdes setempat,” pungkas Suharto. (vid)

