Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Miris, Kelas Jauh di Kampar Bertahun-tahun Belajar di Bangunan Berdinding Triplek
Regional

Miris, Kelas Jauh di Kampar Bertahun-tahun Belajar di Bangunan Berdinding Triplek

RiyadiBy Riyadi23/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi ruang belajar siswa di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan bangunan berdinding triplek dan beratapkan seng viral di media sosial. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Kondisi ruang belajar siswa di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan bangunan berdinding triplek dan beratapkan seng viral di media sosial.

Dalam video tersebut, seorang guru bernama Romawati memperlihatkan langsung kondisi ruang belajar yang digunakan anak-anak untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Bangunan sederhana itu diketahui merupakan kelas jauh yang telah beroperasi secara swadaya sejak 19 Juli 2004.

Baca juga :   Fasilitasi Konservasi Gajah, Kilang Pertamina Plaju Resmikan Dermaga di Suaka Margasatwa

Keberadaan kelas tersebut ditujukan untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah sekitar agar tidak harus menempuh perjalanan jauh menuju sekolah induk.

Namun, selama bertahun-tahun, kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan fasilitas yang sangat sederhana.

Romawati menjelaskan, kelas jauh tersebut hingga kini belum terdaftar secara resmi di Dinas Pendidikan. Kondisi itu membuat keberadaannya belum terpantau secara langsung oleh pemerintah daerah.

Baca juga :   Karhutla Muara Enim Bertahan 7 Hari, Water Bombing 26 Kali Belum Tuntaskan Asap

Video yang memperlihatkan kondisi ruang belajar tersebut kemudian mendapat perhatian masyarakat dan pemerintah daerah.

Wakil Bupati Kampar Misarti bersama jajaran terkait turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi bangunan dan fasilitas belajar siswa.

Peninjauan dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi kelas jauh serta mendengar keterangan dari pihak pengajar dan masyarakat setempat.

Baca juga :   Timnas Indonesia Hadapi India, Malaysia, dan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Romawati juga memberikan klarifikasi terkait video yang dibuatnya. Ia menegaskan, video tersebut tidak dibuat untuk menjelekkan ataupun menyudutkan pemerintah.

Menurut dia, video tersebut merupakan upaya menyampaikan kondisi nyata ruang belajar sekaligus menyuarakan harapan agar fasilitas pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut mendapat perhatian.

Ia berharap kondisi bangunan yang masih sederhana dapat segera mendapatkan penanganan sehingga siswa dapat belajar di ruang yang lebih layak dan aman.

Baca juga :   Hujan Mulai Redakan Kekeringan Sumsel, BMKG Ungkap Peran OMC

Viralnya kondisi kelas jauh tersebut akhirnya menjadi perhatian Pemkab Kampar. Pemerintah daerah menyatakan informasi itu menjadi masukan untuk ditindaklanjuti, termasuk melihat langkah yang dapat dilakukan terhadap keberadaan kelas jauh dan fasilitasnya.

Masyarakat serta pihak pengajar berharap pemerintah dapat memberikan perhatian, baik melalui rehabilitasi maupun pembangunan fasilitas belajar yang lebih layak.

Keberadaan kelas jauh selama lebih dari dua dekade menunjukkan adanya kebutuhan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut. Dengan perhatian pemerintah, kegiatan belajar mengajar diharapkan dapat berlangsung dengan fasilitas yang lebih memadai tanpa mengharuskan siswa menempuh perjalanan jauh menuju sekolah induk.[YKP]

Berdinding Triplek Kampar Sekolah Rusak
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBI Buka Suara soal Rupiah Bertanda Tangan Purbaya
Next Article Usai Diguyur Hujan, Kualitas Udara Palembang Kembali Masuk Kategori Sedang
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,891 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,764 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,737 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?