RELUNG.ID – Nissan dan Honda beberapa waktu lalu telah membentuk aliansi. Kini, giliran Mitsubishi yang bergabung dalam aliansi tersebut.
Ketiganya bakal berkolaborasi dalam mengembangkan perangkat lunak, serta berbagi biaya penelitian dan pengembangan elektrifikasi.
Kolaborasi tiga perusahan mobil Jepang ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman, Jumat (2/8).
Penambahan mitra ini memungkinkan untuk bersinergi lebih lanjut dan menciptakan peluang bisnis baru. Tujuannya, untuk mencapai netralitas karbon dan bergerak lebih cepat menuju masyarakat tanpa kecelakaan lalu lintas.
Hal ini dapat dicapai dengan berbagi biaya teknologi lingkungan dan elektrifikasi, serta pengembangan perangkat lunak, sehingga lebih kompetitif terhadap saingan dari Tiongkok.
Presiden dan CEO Mitsubishi, Takao Kato mengatakan, diskusi Mitsubishi bersama Nissan dan Honda terkait kemitran telah mengalami kemajuan.
Karena itu, pihaknya pun memutuskan untuk berpartisipasi dalam kerangka kerja ini.
“Kolaborasi dengan mitra sangat penting dalam industri otomotif saat ini, yang sedang mengalami perubahan cepat karena inovasi teknologi seperti elektrifikasi dan kecerdasan,” katanya
Saat ini, Nissan dan Honda telah memperluas kolaborasi mereka. Kedua perusahaan ini menyetujui proyek penelitian bersama, termasuk mengembangkan platform untuk kendaraan yang ditentukan Perangkat Lunak (SDV) generasi berikutnya.
Berdasarkan hasil dari tahap penelitian, yang diperkirakan akan selesai dalam waktu kurang lebih satu tahun, Nissan dan Honda akan mempertimbangkan kemungkinan produksi massal.

