Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»MSS dan BCF Perkuat Peran Pemuda dalam Eliminasi TBC melalui Konferensi Nasional CLP 2025
Regional

MSS dan BCF Perkuat Peran Pemuda dalam Eliminasi TBC melalui Konferensi Nasional CLP 2025

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda01/07/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Lufita Harianto, perwakilan MSS saat membuka Konferensi Nasional BCF 2025. Mengangkat tema “Pelibatan Aktif Pemuda dalam Percepatan Pencapaian SDGs Indonesia,”. Foto : Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Masyarakat Sehat Sriwijaya (MSS), sebagai mitra strategis Bakrie Center Foundation (BCF) dalam program Campus Leaders Program (CLP) Batch 10, turut berpartisipasi dalam Konferensi Nasional BCF 2025. Mengangkat tema “Pelibatan Aktif Pemuda dalam Percepatan Pencapaian SDGs Indonesia,” MSS mempresentasikan prototipe program yang mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi dengan upaya eliminasi penyakit menular, khususnya tuberkulosis (TBC), di kawasan urban padat penduduk di Palembang, Sumatera Selatan.

BCF, yang berkomitmen pada pengembangan kepemimpinan pemuda, menghadirkan CLP sebagai wadah kolaborasi antara peserta dengan lembaga mitra di berbagai daerah. Konferensi ini mempertemukan peserta CLP—disebut sebagai SDGs Hero—dengan pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat, dan sektor swasta untuk mempresentasikan ide serta prototipe program yang dirancang selama masa pelatihan.

Dalam konferensi ini, MSS menekankan pentingnya mengintegrasikan pemulihan ekonomi keluarga pasien TBC untuk mempercepat eliminasi penyakit tersebut, yang ditargetkan selesai pada 2030. Program yang diusung MSS di Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan berbasis potensi lokal.

MSS menciptakan sistem aquaponik terpadu yang menggabungkan budidaya ikan dan sayuran untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga pasien TBC. Sistem ini dirancang agar tidak memerlukan lahan luas dan dapat menghasilkan panen dalam waktu singkat: 2-3 bulan untuk ikan lele dan 30-40 hari untuk tanaman seperti pokcoy. Program ini juga melibatkan pelatihan kewirausahaan serta penguatan jaringan pemasaran komunitas.

“Selama ini, pendekatan pengendalian TBC terlalu fokus pada aspek medis. Padahal, tekanan ekonomi yang dialami pasien dan keluarganya juga sangat berat. Kami ingin menunjukkan bahwa penyembuhan dapat berjalan seiring dengan pemulihan ekonomi,” ujar Lufita Harianto, perwakilan MSS.

Acara ini didukung oleh PT Pupuk Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal, serta dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, seperti Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI Kunta Dasa Wibawa Nugraha, dan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi. Para pembicara menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan sektor swasta dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Selain presentasi prototipe, konferensi ini juga mencakup diskusi panel, dialog tematik, serta peluncuran dokumen rekomendasi kebijakan berbasis aspirasi pemuda.

Dengan pengalaman mendampingi lebih dari 700 pasien TBC di Sumatera Selatan, MSS mengusung prinsip pemulihan yang holistik. Program ini tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga pasien, tetapi juga menciptakan sumber penghasilan berkelanjutan.

Melalui keterlibatan dalam Konferensi Nasional CLP 2025, MSS memperkuat komitmennya untuk mendorong kebijakan yang inklusif dan berbasis komunitas. Dengan semangat kolaborasi, MSS berharap dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat rentan.

Palembang TBC
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKementerian ATR/BPN Tegaskan Tanah Tidak Bersertifikat Tidak Akan Diambil Negara
Next Article Terjerat Pinjol, Oknum Guru SD di Ogan Ilir Ditangkap Polisi atas Penggelapan Dana Tabungan Siswa
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Regional

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,931 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,802 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,775 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?