RELUNG.ID – Mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat saat arus mudik dan balik Idul Fitri 2026, Kantor SAR Palembang menyiagakan 114 personel dalam operasi Siaga SAR Khusus yang berlangsung selama lebih dari dua pekan.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan kesiapsiagaan tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat selama periode perjalanan mudik yang diprediksi akan mengalami peningkatan signifikan.
“Siaga SAR Khusus ini akan berlangsung mulai 13 hingga 30 Maret 2026 sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kondisi darurat selama arus mudik dan arus balik Lebaran,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Dalam operasi ini, tim SAR tidak hanya disiagakan di posko, tetapi juga melakukan pemantauan secara mobile di sejumlah titik strategis yang berpotensi terjadi kecelakaan maupun kondisi darurat.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengawasan antara lain jalur transportasi utama seperti jalan tol, bandara, pelabuhan, serta kawasan wisata yang diperkirakan ramai dikunjungi masyarakat selama libur Lebaran.
Untuk memperkuat pemantauan di lapangan, Basarnas Palembang juga akan mengoperasikan teknologi drone thermal. Peralatan tersebut digunakan untuk memonitor area rawan secara lebih efektif, terutama di lokasi yang sulit dijangkau atau memiliki risiko tinggi terjadinya insiden.
Menurut Raymond, selain menyiagakan personel dan peralatan, koordinasi dengan berbagai pihak juga terus diperkuat agar penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
“Kami juga memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder agar respons terhadap setiap potensi kejadian dapat dilakukan secara efektif,” katanya.
Secara nasional, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan juga menyiapkan ratusan posko Siaga SAR Khusus yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Posko tersebut ditempatkan di jalur utama mudik, bandara, pelabuhan, hingga kawasan wisata untuk mendukung pelayanan SAR kepada masyarakat.
Raymond mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta tetap waspada selama perjalanan.
Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center Basarnas di nomor 115 yang tersedia secara gratis selama 24 jam.
“Bagi personel yang bertugas, kami juga mengingatkan agar tetap menjaga kesehatan, menjalankan tugas secara profesional, serta selalu mengutamakan keselamatan selama operasi Siaga SAR Khusus berlangsung,” katanya.[THQ]

