Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Techno»Mulai 2026, Google Akan Batasi Sideloading Aplikasi di Indonesia
Techno

Mulai 2026, Google Akan Batasi Sideloading Aplikasi di Indonesia

alwiBy alwi14/11/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Google kembali memperketat keamanan ekosistem Android dengan merencanakan pembatasan sideloading aplikasi atau proses menginstal aplikasi dari luar Play Store.

Perubahan ini akan membuat sideloading tidak lagi semudah sebelumnya dan hanya dapat dilakukan oleh pengguna yang dianggap “berpengalaman”.

Baca juga :   Konfrensi Pengembang Tahunan 2025, Google I/O Fokus pada AI

Pada Agustus lalu, Google mengumumkan kebijakan baru yang mengharuskan developer melakukan verifikasi agar aplikasi mereka dapat di-sideload oleh pengguna.

Kini, perusahaan telah memulai program developer verification akses awal bagi pengembang yang mendistribusikan aplikasi terutama di luar Play Store.

Kebijakan ini digadang untuk meningkatkan keamanan, mengingat sideloading menjadi celah yang sering dimanfaatkan malware dan penipuan digital.

Baca juga :   Indonesia Melangkah ke Panggung Global, Siap Pimpin Dewan HAM PBB di Tengah Ketegangan Dunia

Selain verifikasi developer, Google juga memperkenalkan konsep pengguna berpengalaman yang meliputi developer dan power user yang memiliki toleransi risiko lebih tinggi.

Kelompok ini akan tetap diizinkan melakukan sideload aplikasi tak terverifikasi melalui “advanced flow”, sebuah proses instalasi baru dengan pengamanan berlapis.

Direktur Manajemen Produk, Keamanan Aplikasi Android, Matthew Forsythe, mengatakan, alur instalasi baru ini dirancang untuk mencegah penipuan dan memastikan pengguna benar-benar memahami risiko sebelum melanjutkan.

Baca juga :   Google Rilis Aplikasi Windows dengan Mode AI, Tersedia Secara Global

“Kami sedang membangun alur lanjutan baru yang memungkinkan pengguna berpengalaman menerima risiko menginstal perangkat lunak yang tidak terverifikasi. Alur ini dirancang untuk mencegah pemaksaan dan memastikan pengguna tidak tertipu untuk melewati pemeriksaan keamanan. Peringatan yang jelas juga akan disertakan, tetapi pada akhirnya, pilihan ada di tangan mereka,” katanya.

Sistem advanced flow masih dalam tahap pengembangan dan perusahaan terus membuka ruang untuk masukan dari komunitas developer. Kebijakan verifikasi developer akan mulai diterapkan pada 2026, dimulai di beberapa negara gelombang pertama, yaitu; Brasil, Singapura, Indonesia dan Thailand.

Baca juga :   Google Konfirmasi Quick Share Android Akan Kompatibel dengan AirDrop

Kebijakan ini diperkirakan akan meningkatkan keamanan Android, terutama dari serangan aplikasi berbahaya.

Menyulitkan pengguna umum yang terbiasa menginstal aplikasi dari sumber pihak ketiga, dan membantu developer tepercaya, karena proses verifikasi dapat meningkatkan kredibilitas aplikasi mereka. (LWM)

Google Indonesia Sideloading
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIstri Ungkap Brigjen Hendra Tak Jadi Dipecat dari Polri
Next Article Beli Mobil Alphard dan Vellfire di TAG Dapat Iphone 17 Pro Terbaru
alwi

Related Posts

Techno

Laba Samsung Tembus 145 Miliar USD, Produksi HP Dikabarkan Bakal Dipangkas 30 Persen

10/10/20263 Views
Techno

Pengiriman PC Global Anjlok 20,1 Persen, Lenovo Masih Kuasai Pasar

10/10/20262 Views
Techno

Google Siapkan Emoji HDR untuk Chat, Tawarkan Tampilan Lebih Cerah dan Kontras

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,883 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,755 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,729 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?