RELUNG.ID – Perusahaan teknologi milik Mark Zuckerberg berencana bakal melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap ribuan karyawannya secara global.
Rencananya PHK perusahaan induk dari Facebook, Instagram, dan WhatsApp ini dimulai pada Senin 17 Februari 2025.
Kepala Sumber Daya Manusia Meta, Janelle Gale mengatakan, pihaknya telahh memberitahukan hal tersebut kepada para karyawan yang terdampak di sebagian besar negara, termasuk Amerika Serikat.
Sedangkan, karyawan yang berada di Jerman, Prancis, Italia dan Belanda tidak akan terkena dampak dari PHK tersebut.
“Untuk negara-negara ini dikecualikan dari PHK karena peraturan setempat,” katanya dikutip dari Reuters, Sabtu (8/2).
Berdasarkan informasi, setidaknya ada 5 persen dari karyawan yang dianggap berkinerja terendah, atau sekitar 3.600 dari total 72 ribu karyawan Meta yang terkena dampak PHK ini.
PHK ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan Meta mengingat perusahaan berencana akan menaikkan standar manajemen kinerja dan mempercepat proses bagi mereka yang berkinerja rendah.
“Kekosongan posisi ini akan diisi dengan perekrutan insinyur pembelajaran mesin dan peran teknis penting lainnya sebagai prioritas perusahan tahun 2025,” tulis CEO Meta, Mark Zuckerberg, dalam memo internalnya.
Nantinya, karyawan yang terkena dampak pemecatan ini akan menerima paket pesangon yang sesuai dengan kebijakan perusahaan. (AAL)

