RELUNG.ID – Musim kemarau yang terjadi di wilayah Sumsel dinilai kerap meningkatnya penyakit, mulai dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan juga Diare.
Karena itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel mengimba masyarakat untuk waspada dan menjaga kebersihan makanan yang dikonsumsi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim dr Eni Zatila, mengatakan kondisi cuaca yang cenderung kering serta meningkatnya debu selama musim kemarau dapat memicu gangguan kesehatan, khususnya penyakit saluran pernapasan.
Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai penyakit diare dengan menjaga kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi. “Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” ujar Eni, Jumat (7/8/2026).
Eni menjelaskan, masyarakat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan bersih serta mencuci sayur-sayuran sebelum diolah maupun dikonsumsi. “Tidak lupa juga untuk membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan setelah beraktivitas,” jelasnya.
Selain itu, Eni juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kualitas air minum yang dikonsumsi. “Kalau untuk air minum, sebaiknya direbus hingga mendidih terlebih dahulu untuk mengurangi risiko kontaminasi bakteri,” bebernya.
Terkait air minum isi ulang, Eni tentu berharap aman untuk dikonsumsi, karena Dinkes juga melakukan pengawasan. “Namun, masyarakat tetap perlu berhati-hati dan memastikan air yang dikonsumsi benar-benar layak, termasuk dari potensi kontaminasi bakteri seperti Escherichia coli (E. coli),” jelasnya.
Eni berharap melalui langkah-langkah sederhana tersebut, masyarakat dapat menjaga kesehatan diri dan keluarga. “Harapannya bisa terhindar dari penyakit yang kerap meningkat pada musim kemarau,” pungkasnya. (NVS)

