RELUNG.ID – Kota Palembang kini telah memasuki musim kemarau, dengan intensitas hujan yang mulai berkurang.
Meski demikian, kualitas udara di Kota Palembang masih dalam kategori baik.
Hal ini diketahui dari keterangan resmi BMKG Sumsel, Rabu (24/6/2026).
Dalam keterangan resminya, berdasarkan hasil pemantauan kualitas udara partikulat, diketahui jika nilai PM2.5 yaitu sebesar 24.00 µgram/m³.
“Kondisi cuaca pada saat pengukuran yakni Haze atau kabut,” tulis BMKG.
Angka hasil pemantauan ini berada di bawah Nilai Ambang Batas (NAB) yakni sebesar 55 µgram/m³. Artinya, kondisi kualitas udara di Kota Palembang masih dikategori baik.
Menurut BMKG Sumsel, angka PM2.5 ini menimbulkan efek kesehatan terlebih lagi jika berada di nilai NAB atau di atas NAB.
“Efek jangka pendek PM 2.5 yaitu penyakit jantung, paru-paru, bronkitis, dan serangan asma. Efek kesehatan ini berdampak pada bayi, anak-anak, dan lansia,” tutupnya. (LWM)

