Dia mengimbau, memasuki dasarian III Agustus 2024 ini, seluruh wilayah Sumsel telah memasuki musim kemarau. Curah hujan diprediksi akan terus mengalami penurunan dengan sifat hujan Bawah Normal hingga Normal.
“Kami harap masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang akan timbul selama periode ini, waspada potensi bertambahnya titik api di wilayah daerah rawan karhutla, tidak melakukan pembakaran hutan atau lahan saat musim kemarau, bijak dalam penggunaan air, serta selalu menjaga sanitasi lingkungan,” pungkasnya. (AAL)
1 2

