RELUNG.ID – Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumsel mengeluarkan surat pemberitahuan terkait potensi cuaca yang bakal terjadi di Bulan November mendatang.
Berdasarkan surat pemberitahuan yang ditandatangani Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel,Wandayantolis ini diketahui sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan ekstrem, salah satunya di Kota Palembang.
Dikutip dari keterangan resminya, dari model prakiraan probabilistik curah hujan Oktober 2025, terdapat indikasi potensi curah hujan tinggi pada beberapa kecamatan di Sumsel dengan status waspada.
“Curah hujan tinggi biasanya diikuti oleh potensi bencana banjir dan tanah longsor,” tulisnya.
Pada bulan November 2025, sebagian wilayah Sumsel berpeluang lebih dari 70 persen mendapatkan curah hujan tinggi berkisar antara 300–400 mm, yang terjadi di sebagian wilayah Banyuasin, Palembang, Muara Enim, OKU, OKU Selatan, dan Lahat.
“Sehubungan hal tersebut, kiranya dijadikan kewaspadaan dan pertimbangan untuk melakukan langkah mitigasi dampak ikutan dari curah hujan tinggi tersebut,” terangnya.
BMKG juga mengimbau dan merekomendasikan kepada masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak perubahan cuaca signifikan pada periode musim hujan. Seperti; hujan ekstrem yang dapat menyebabkan jarak pandang berkurang, menimbulkan genangan dan banjir hingga tanah longsor. Kemudian, angin kencang, puting beliung, pohon tumbang hingga hujan es di beberapa lokasi.
“Kami harap kepala daerah setempat dapat mengambil langkah – langkah yang diperlukan untuk mencegah timbul nya korban jiwa,” pungkasnya. (LWM)

