Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tak Ada Niat Untuk Meracuni, Pedagang Es Buah di Magelang Menangis Minta Maaf

17/10/2026

Terlibat Kasus Penipuan Rekrutmen Polri, Dua Polisi Dipecat, Eks Pejabat Kombes Disorot

17/10/2026

Nvidia dan Mercedes Perluas Kemitraan, Bidik Teknologi Mengemudi Otonom Level 4

17/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 17 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Otomotif»Nvidia dan Mercedes Perluas Kemitraan, Bidik Teknologi Mengemudi Otonom Level 4
Otomotif

Nvidia dan Mercedes Perluas Kemitraan, Bidik Teknologi Mengemudi Otonom Level 4

alwiBy alwi17/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Nvidia. (net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Nvidia dan Mercedes-Benz memperluas kemitraan untuk mengembangkan teknologi mengemudi otonom generasi berikutnya.

Kolaborasi ini menargetkan sistem berkendara otomatis SAE Level 4 yang memungkinkan kendaraan menjalankan seluruh tugas mengemudi secara mandiri dalam kondisi operasional tertentu, tanpa memerlukan pengambilalihan kendali oleh pengemudi.

Baca juga :   Ekspor Mobil Jepang Turun 0,4 Persen, China Malah Naik

Kerja sama tersebut menjadi kelanjutan pengembangan teknologi bantuan mengemudi yang sebelumnya dilakukan kedua perusahaan, termasuk sistem Drive Pilot milik Mercedes-Benz. Sistem otonom Level 3 tersebut telah memperoleh persetujuan untuk digunakan di Eropa, tetapi masih memiliki sejumlah batasan operasional.

Pada implementasi yang disebutkan, Drive Pilot hanya dapat digunakan hingga kecepatan 95 kilometer per jam dan terbatas pada ruas jalan tertentu. Dalam sistem Level 3, pengemudi masih harus siap mengambil alih kendali ketika sistem meminta intervensi.

Melalui kemitraan yang diperluas, Mercedes-Benz akan menggabungkan keahlian dalam keselamatan kendaraan dan integrasi sistem dengan platform komputasi serta perangkat lunak kecerdasan buatan (AI) dari Nvidia.

Nvidia menghadirkan sejumlah teknologi utama untuk mendukung pengembangan sistem tersebut. Salah satunya adalah Nvidia Hyperion, arsitektur komputasi dan sensor kendaraan yang dirancang untuk mendukung sistem mengemudi otonom.

Baca juga :   Dorong Pengembangan AI dan Jaringan 6G, Nvidia Investasikan Rp16 Triliun ke Nokia

Selain itu, Nvidia menyediakan Alpamayo Stack, perangkat lunak mengemudi yang dilengkapi kemampuan penalaran berbasis AI. Teknologi ini dirancang untuk membantu kendaraan memahami situasi di jalan dan menentukan respons terhadap berbagai kondisi berkendara.

Kedua perusahaan juga memanfaatkan Nvidia Halos, sistem keselamatan yang dirancang untuk mendukung redundansi dan mekanisme pengamanan guna mengurangi risiko ketika sistem otonom beroperasi.

Integrasi berbagai teknologi tersebut diharapkan menjadi fondasi pengembangan kendaraan dengan kemampuan mengemudi otomatis yang lebih tinggi, termasuk dalam menghadapi situasi lalu lintas yang kompleks.

Sasaran utama kolaborasi Nvidia dan Mercedes-Benz adalah mencapai standar SAE Level 4. Pada tingkat ini, kendaraan mampu menjalankan seluruh tugas mengemudi dan menangani situasi berkendara secara mandiri selama berada dalam wilayah serta kondisi operasional yang telah ditentukan.

Baca juga :   Toyota Luncurkan C-HR+ Listrik dengan Tenaga Tembus 338 Hp

Berbeda dengan Level 3 yang masih mengharuskan pengemudi siap mengambil alih kendali, sistem Level 4 tidak memerlukan intervensi pengemudi selama beroperasi dalam batas kondisi yang didukung sistem.

Meski demikian, Level 4 belum berarti kendaraan dapat berkendara secara otomatis di semua jalan dan dalam segala kondisi cuaca maupun lingkungan. Kemampuan tersebut merupakan karakteristik yang dituju pada SAE Level 5, tingkat tertinggi dalam klasifikasi otomatisasi berkendara.

Pengembangan teknologi Level 4 membutuhkan kemampuan komputasi, sensor, perangkat lunak, serta sistem keselamatan yang mampu bekerja secara terintegrasi. Karena itu, penggabungan teknologi Nvidia dengan keahlian Mercedes-Benz dalam pengembangan kendaraan menjadi bagian penting dari strategi kedua perusahaan.

Selain mengembangkan kemampuan mengemudi otonom, kedua perusahaan berencana memperdalam integrasi antara Mercedes-Benz Operating System (MB.OS) dan platform Nvidia Hyperion.

Baca juga :   Setir Kanan Tawarkan Promo DP 0 Persen di Ajang Movex Palembang

MB.OS merupakan sistem operasi kendaraan yang dikembangkan Mercedes-Benz untuk mengintegrasikan berbagai fungsi elektronik dan digital di dalam mobil. Sementara itu, Hyperion menyediakan arsitektur komputasi dan sensor untuk mendukung pengoperasian sistem mengemudi otonom.

Integrasi yang lebih erat diharapkan memungkinkan berbagai komponen kendaraan bekerja secara lebih terpadu, mulai dari pemrosesan data sensor hingga pengambilan keputusan oleh perangkat lunak.

Kemitraan ini sekaligus mencerminkan persaingan industri otomotif dalam mengembangkan teknologi kendaraan otonom berbasis AI. Produsen mobil dan perusahaan teknologi kini berlomba menghadirkan sistem berkendara yang semakin canggih, dengan tetap menempatkan keselamatan sebagai aspek utama.

Meski target pengembangan telah ditetapkan, kemampuan operasional, jadwal penerapan, dan ketersediaan teknologi Level 4 pada kendaraan produksi Mercedes-Benz tetap bergantung pada hasil pengembangan, pengujian keselamatan, serta persyaratan regulasi di masing-masing pasar. (LWM)

Mercedes Benz Mobil pintar Nvidia Pengemudi otonom
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid jika Kembali Mangkir Pemeriksaan
Next Article Terlibat Kasus Penipuan Rekrutmen Polri, Dua Polisi Dipecat, Eks Pejabat Kombes Disorot
alwi

Related Posts

Otomotif

PIM Auto Show 2026 Hadirkan 13 Merek Otomotif, Bidik 100 SPK dalam Sepekan

13/10/20264 Views
Otomotif

Porsche Perkuat Kepemilikan Manthey Jadi 67 Persen, Siapkan Dua Model Edisi Khusus

09/10/20265 Views
Otomotif

Toyota dan Lexus Recall 617 Mobil Gara-Gara Masalah Steering Knuckle

06/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,689 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202429,536 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202523,498 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,360 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?