Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026

Tak Ada Penerbangan ke Palembang, Percuma Status Bandara Internasional

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»OKI Masih Membara, Warganet Desak Muchendi Mundur Jadi Bupati
Regional

OKI Masih Membara, Warganet Desak Muchendi Mundur Jadi Bupati

RiyadiBy Riyadi06/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Tangkapan layar warganet berkirim pesan dengan Bupati OKI Muchendi untuk mundur karena dinilai tak mampu mengatasi karhutla. (Tangkapan Layar Instagram)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Muchendi Mahzareki didesak mundur sebagai kepala daerah lantaran dinilai tak mampu mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang ada di wilayahnya sendiri.

Dalam postingan yang di upload oleh akun Instagram @sumselfyp, caption tangkapan layar Derict Massage (DM) ke akun @muchendi menuliskan kata-kata menohok.

Muchendi dianggap tak serius menangani Karhutla di OKI sehingga jumlah kebakaran terus bertambah setiap hari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mencatat, jumlah hotspot saat ini mencapai 2.041 titik. Kabupaten OKI berada di ranking satu dimana hotspot mencapai 1.099 titik.

Baca juga :   Curah Hujan Tinggi, BPBD Muara Enim Keluarkan Imbauan Siaga Banjir

“Besak uap kau Muchendi, begerak-begerak palak uwak kau. Kalo kau serius nangani kebakaran ini dak mungkin nambah terus tiap hari titik apinyo. Belom mampu kauni jadi Bupati, katek ilmunyo, mundurla bae kalo kau ado malu,”tulis caption dalam DM.

Potongan gambar itu juga menujukkan, warganet berkirim pesan ke Muchendi sebagai Bupati. Pengirim pesan mempertanyakan tindakan yang diambil Muchendi di Kabupaten OKI.

“Mano uji kamu la ditangani???Ngapo nambah lagi???Begawe idak kau ni. Ktek guno jd retinyo rapat dengan 100 kades kemarin,”tulis pengirim pesan.

Baca juga :   Sinergi Cepat Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Kebakaran di Babat Toman

Akun @muchendi kemudian membalas pesan tersebut.
“Bukan bae bepikir, begerak jg,”balas akun @muchendi.

“Buktinyo pak. Sampai hari ini OKi masih tetinggi,”timpal akun pengirim pesan.

Baca juga :   Safari Ramadan di OKI, Gubernur Herman Deru Janjikan Bantuan Khusus untuk Pembangunan

“Betul paling tinggi krn wilyah nyo jugo paling luas. Mohon doanyo, semoga tim dilapangan diberikan kekuatan dan kemampuan,”@muchendi.

“iyo jingokke be hehe, cakmno nian gawe kamu,”tulis pengirim pesan.

Muchendi pun merespon dengan emotion jempol.

Baca juga :   Musim Hujan Datang, 11 Daerah di Sumsel Siaga: Dari Sungai hingga Bukit Kini Jadi Titik Rawan

Gubernur Sumsel dan Bupati OKI Sempat Kumpulkan Kades

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Bupati OKI saat meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan. (Dokumentasi Humas Pemprov Sumsel)

Pada Minggu (4/10/2026) kemarin, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Bupati OKI Muchendi sempat mengumpulkan para kades di wilayah rawan karhutla. Dari 101 desa yang diundang, sekitar 80 kepala desa hadir bersama camat, Manggala Agni, MPA, Karang Taruna, dan perwakilan perusahaan yang hadir.

“Per hari ini yang tertinggi ada di Desa Sungai Bungin, kemudian Jungkal, Sungai Ceper, Cengal, dan Pangkalan Lampam. Di sini banyak masyarakat yang terdampak,” ujar Muchendi.

Ia mengatakan, masyarakat di Desa Sungai Bungin telah membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) yang mendapat dukungan dari perusahaan. Selain itu, sebanyak 730 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Manggala Agni dikerahkan dan dikoordinasikan dengan unsur perusahaan sebanyak 176 personel.

Penanganan dampak karhutla terhadap masyarakat juga dilakukan. Puskesmas telah diarahkan untuk memberikan vitamin kepada kelompok masyarakat rentan, termasuk anak-anak SD dan SMP serta lansia, sekaligus membagikan masker.

“Kami terus berusaha dan berjuang dengan semua pihak,” kata Muchendi.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, dirinya sengaja mengumpulkan para kepala desa karena mereka merupakan pemimpin pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat sekaligus pihak yang paling memahami karakter wilayah masing-masing.

“Kalian putra daerah di sini, tahu cerita panjang bagaimana titik api terjadi di sini. Mungkin yang paling kompeten untuk menjadi panglima pemadaman ini adalah kepala desa di sini,” katanya.

Ia menyebutkan, persoalan karhutla harus dibedah hingga ke tingkat desa. Selain bagaimana memadamkan api, pemerintah perlu menemukan akar penyebab sekaligus merumuskan langkah pencegahan agar kejadian serupa dapat dikurangi pada masa mendatang.

“Apa yang kita inginkan sekarang ada dua. Bagaimana kita kurangi atau hilangkan titik api dan bagaimana mencegahnya ke depan. Karena itu kita perlu berdiskusi,” jelasnya.

Herman Deru juga menyoroti dugaan bahwa sebagian besar karhutla disebabkan oleh aktivitas manusia. Karena itu, pendekatan penanganan tidak cukup hanya dengan pemadaman, tetapi juga perlu memahami aktivitas masyarakat dan pengelolaan lahan di masing-masing desa.

“Pertemuan ini untuk membedah tanggung jawab. Siapa tahu ada solusi yang berbeda antar desa. Yang terpenting kepedulian kita dulu. Kita diskusikan dan tumpahkan semua apa penyebabnya dan rumus apa untuk menyelesaikan ini,” katanya.

Bupati OKI Didesak Mundur Muchendi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleEmpat Kios PKL di Jalan Pangeran Ratu Palembang Ludes Dilalap Api
Next Article Kejari Banyuasin Tetapkan Empat Tersangka Korupsi Dana PDAM Rp3,94 Miliar
Riyadi

Related Posts

Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Regional

Tak Ada Penerbangan ke Palembang, Percuma Status Bandara Internasional

10/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,849 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,724 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,695 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?