RELUNG.ID – Opera resmi membuka akses publik untuk Opera Neon, browser eksperimental yang dirancang bagi pengguna tingkat lanjut yang ingin mencoba teknologi AI terbaru.
Setelah sebelumnya hanya tersedia dalam program “Founders” sejak 2 Oktober, kini Neon telah memasuki fase beta terbuka dan bisa dicoba oleh siapa saja, baik di Windows maupun Mac.
Berbeda dari browser biasa, Opera Neon disebut sebagai browser berbasis agen. Artinya, ia tidak sekadar menampilkan halaman web, tetapi mampu menjalankan tugas melalui agen AI, termasuk membuat kode aplikasi web.
Browser ini juga menyediakan akses langsung ke Gemini 3 Pro dan GPT 5.1.
Namun ada satu catatan penting: Neon tidak gratis. Pengguna harus membayar $19,90 per bulan untuk menikmati seluruh fiturnya.
Meski begitu, harga ini dianggap masih kompetitif, mengingat pengguna mendapat akses dua model AI premium sekaligus lebih murah dibanding berlangganan ChatGPT dan Gemini secara terpisah. (LWM)

