RELUNG.ID- Kebakaran hebat melanda gedung pabrik pengolahan daun teh milik PTPN I Regional VII di kawasan Gunung Dempo, Pagar Alam, Rabu sore (27/5/2026).
Dari video amatir warga yang beredar, terlihat asap hitam pekat dan kobaran api membumbung tinggi melalap bagian atap serta dinding bangunan pabrik yang telah berdiri sejak tahun 1921 tersebut.
Peristiwa itu sontak mengejutkan warga sekitar perkebunan teh yang saat itu tengah merayakan Hari Raya Idul Adha. Suasana yang semula penuh kegembiraan berubah menjadi kepanikan setelah api membesar dan membakar sebagian bangunan pabrik.
Dalam rekaman video warga, terdengar sejumlah warga histeris dan kebingungan melihat kobaran api yang terus membesar. Sebagian lainnya berusaha menyebarkan informasi kejadian melalui media sosial sambil meminta bantuan agar petugas pemadam kebakaran segera datang ke lokasi.
Kepala Bidang Damkar Kota Pagar Alam, Hafiz Ramadan, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan kondisi api saat ini telah berhasil dikendalikan.
Menurut Hafiz, pihaknya langsung menerjunkan satu regu petugas pemadam kebakaran beserta satu unit mobil damkar begitu menerima laporan dari warga.
“Benar kami mendapat laporan kejadian kebakaran gedung pabrik teh dan saat ini api sudah padam dan masih proses pendinginan,” ujar Hafiz melalui sambungan telepon.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan penyemprotan menggunakan water cannon untuk mencegah api meluas ke bagian bangunan lainnya. Api disebut berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian.
Hingga kini belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti kebakaran maupun kronologi detail kejadian. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Selain itu, aktivitas produksi di pabrik teh tersebut diperkirakan akan terhenti sementara waktu akibat kerusakan bangunan yang cukup parah.

