RELUNG.ID – Pemerintah mulai menyiapkan strategi khusus untuk menjaga momentum ekonomi di penghujung 2025. Salah satu opsi yang mengemuka adalah penerapan skema Work From Anywhere (WFA) pada 29–31 Desember 2025, yang diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi sekaligus meredam kepadatan mobilitas saat libur Natal dan Tahun Baru.
Usulan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada Presiden Prabowo Subianto dalam sidang Kabinet Merah Putih. Skema ini dinilai dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengatur perjalanan dan aktivitas ekonomi secara lebih fleksibel.
Menurut Airlangga, kebijakan WFA bukan sekadar pengaturan kerja, melainkan bagian dari upaya memperkuat kinerja ekonomi kuartal IV. Dengan fleksibilitas kerja, masyarakat diharapkan tetap produktif sekaligus meningkatkan konsumsi selama periode liburan.
“Penerapan WFA di akhir Desember berpotensi membantu pertumbuhan ekonomi dan mengoptimalkan mobilitas masyarakat,” ujar Airlangga melalui akun media sosialnya, Selasa (16/12/2025).
Dalam kesempatan yang sama, Airlangga juga melaporkan kondisi perekonomian nasional yang dinilainya masih menunjukkan sinyal positif menjelang tutup tahun. Sejumlah indikator utama disebut tetap berada di jalur yang stabil, mencerminkan ketahanan ekonomi di tengah tekanan global dan domestik.
Tak hanya fokus pada stimulus liburan, pemerintah juga menyiapkan langkah pemulihan bagi wilayah terdampak bencana alam, khususnya di Sumatera. Airlangga mengungkapkan rencana pemberian keringanan kredit serta kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku usaha yang terdampak bencana.
Kebijakan tersebut diarahkan untuk mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi di daerah-daerah yang mengalami gangguan, sekaligus menjaga keberlangsungan usaha masyarakat.
“Relaksasi pembiayaan menjadi bagian dari komitmen pemerintah agar roda ekonomi di wilayah terdampak bisa segera bergerak kembali,” katanya.[THQ]

