RELUNG.ID– Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah menyetujui pengunduran diri Mayjen TNI Trenggono dari dinas militer setelah ditunjuk sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan proses pengunduran diri Trenggono telah mendapatkan persetujuan dan saat ini tengah menjalani tahapan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pengunduran diri Mayjen Trenggono sudah disetujui,” kata Muhammad Nas, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, surat pengunduran diri tersebut diajukan pada Rabu (3/6/2026). Saat ini proses administrasi kepegawaian masih berjalan sebelum Trenggono resmi mengakhiri masa dinasnya sebagai prajurit TNI.
“Administrasi kepegawaian berjalan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Sebelum ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN, Trenggono diketahui menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.
Penunjukan Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN diumumkan langsung oleh Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (4/6/2026).
Nanik menjelaskan, kehadiran unsur militer dalam jajaran pimpinan BGN diperlukan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Kenapa ada unsur militer? Karena nanti ada kaitannya dengan program 3T, di mana kami membutuhkan ahli teritorial,” kata Nanik.
Menurutnya, pengalaman dan kemampuan Trenggono di bidang teritorial diharapkan dapat memperkuat distribusi serta pengawasan pelaksanaan program MBG di berbagai daerah yang memiliki tantangan geografis.
Selain Trenggono, BGN juga menunjuk Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN. Agustina merupakan mantan Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade di bidang pengawasan dan audit.
Nanik mengatakan Agustina akan bertugas mengawasi tata kelola organisasi dan penggunaan anggaran di lingkungan BGN agar program-program yang dijalankan tetap sesuai aturan dan prinsip akuntabilitas.
“Sesuai keahlian beliau, nantinya akan mengawasi secara ketat tata kelola dan keuangan negara yang ada di BGN,” ujar Nanik.
Dengan bergabungnya Trenggono dan Agustina, BGN berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, baik dari sisi distribusi di lapangan maupun pengelolaan anggaran negara.[YKP]

