RELUNG.ID – Di kuartal 1 atau Q1 tahun 2023, Pasar Smartwatch mengalami penurunan.
Penurunan pasar Smartwatch ini mencapai 1,5 persen secara global.
Penurunan tersebut diketahui berdasarkan Riset dari Counterpoint.
Baca Juga: Hell’s Paradise Ungkap Cerita Dibalik Tenza Asaemon, Anak Jalanan yang Jadi Si Pedang Tercepat
Dalam laporannya, Counterpoint menyebutkan, pemain besar seperti Apple, Samsung dan Huawei semuanya mengalami volume pengiriman negatif pada Q1 2023
Hal ini didorong oleh permintaan yang lebih rendah untuk produk teknologi di tengah lanskap ekonomi yang sulit.
Meski mengalami penurunan, Negara India masih menjadi satu-satunya pasar Smartwatch dengan pertumbuhan tertinggi, yaitu 121 persen dari tahun ke tahun. Dimana, permintaan tinggi ini untuk smartwatch tingkat pemula.
Baca Juga: Ibu Angkat Luffy dan Ace, Saat Ini Memiliki Perasaan Sedih dan Bahagia
Counterpoint memperkirakan bahwa jam tangan pintar dasar yang tidak menjalankan OS khusus mencapai sekitar 34 persen dari semua pengiriman jam tangan pintar.
Diperkirakan 40 persen dari semua jam tangan pintar yang dikirim di India selama Q1 memiliki harga di bawah 25 dollar USD.
India berkontribusi terhadap 27 persen dari seluruh pengiriman smartwatch, diikuti oleh Amerika Utara dengan 26 persen dan China dengan 18 persen yang mengalami penurunan besar 28 persen dalam pangsa pengirimannya.
Baca Juga: Ketakutan Alasan Garp Titipkan Luffy dan Ace ke Bandit Gunung
Dari laporan Counterpoint, Apple masih tetap menjadi merek teratas dalam pasar Smartwatch.

