Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Patroli Gabungan TNI Amankan Truk Pembawa 26 Ekor Babi Ilegal di Palembang
Regional

Patroli Gabungan TNI Amankan Truk Pembawa 26 Ekor Babi Ilegal di Palembang

alwiBy alwi12/11/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala Staf Kodim Letkol Inf Dery Septriandi didampingi drh Jafrizal saat diwawancarai. (Istimewa/handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Patroli gabungan Komando Distrik Militer (Kodim) 0418/Palembang berhasil menggagalkan upaya pengiriman 26 ekor babi tanpa dokumen resmi.

Hewan-hewan tersebut diangkut menggunakan satu unit truk yang diamankan di kawasan Simpang Pasar Padang Selasa, Rabu dini hari (12/11/2025).

Baca juga :   Terjebak Dingin Gunung Dempo, Empat Pendaki Berhasil Diselamatkan

Penangkapan ini berawal dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas distribusi babi ilegal di wilayah tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, tim patroli gabungan langsung bergerak dan menemukan truk berisi puluhan ekor babi yang tidak disertai dokumen perizinan.

Komandan Kodim 0418/Palembang, Letkol Arh Erik Novianto, S.Sos., melalui Kepala Staf Kodim Letkol Inf Dery Septriandi, mengatakan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menelusuri asal-usul pengiriman.

Baca juga :   Demo Tolak RUU TNI dan KUHP di DPRD Sumsel Nyaris Ricuh, Mahasiswa Sempat Paksa Masuk Gedung

“Kami mengamankan truk bersama dua orang sopir dan 26 ekor babi yang diduga tidak memiliki izin resmi. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan keabsahan dokumennya,” ujar Letkol Dery.

Ia menambahkan, patroli tersebut merupakan kegiatan rutin Kodim 0418/Palembang dalam rangka menjaga keamanan wilayah serta menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Kami akan terus menindak tegas setiap aktivitas yang berpotensi melanggar hukum dan mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.

Baca juga :   Bonus Belum Dibayar, Ratusan Atlet Porprov Lubuklinggau Datangi Pemkot Lubuklinggau

Sementara itu, drh Jafrizal, Pejabat Otoritas Veteriner dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, menjelaskan bahwa lalu lintas hewan antarwilayah diatur secara ketat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2014 serta Peraturan Menteri Pertanian Nomor 17 Tahun 2023 dan Nomor 708 Tahun 2024.

Menurutnya, pengiriman hewan antarprovinsi, seperti dari Lampung ke Sumsel wajib dilengkapi Surat Kesehatan Hewan (SKH) dan Sertifikat Veteriner yang dikeluarkan oleh daerah asal.

“Seluruh dokumen tersebut kini bisa diurus secara online. Namun hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada satu pun dari 26 ekor babi itu yang terdaftar di sistem resmi. Jadi, pengiriman ini jelas ilegal,” ungkapnya.

Baca juga :   Motor Polisi Militer Diduga Sebabkan Kecelakaan, TNI Telusuri Video Viral di Medsos


Pihak dinas juga mengingatkan bahwa kelalaian administratif seperti ini berpotensi besar menimbulkan risiko penyebaran penyakit hewan menular, termasuk African Swine Fever (ASF), yang dapat mengancam peternakan lokal dan keamanan pangan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Kodim 0418/Palembang. Kolaborasi antara TNI dan instansi terkait ini penting untuk menjaga keamanan pangan dan memastikan lalu lintas hewan di Sumsel tetap sesuai ketentuan,” pungkasnya. (DSK)

Babi Ilegal Kodim Palembang TNI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDari Uang Pengamanan Jabatan ke Proyek RSUD, Begini Skema Suap Bupati Ponorogo
Next Article Truk Tangki Terguling di Purworejo, Warga Berebut Solar yang Tumpah
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,883 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,755 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,729 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?