RELUNG.ID – Menyambut bulan suci Ramadan, kegembiraan terlihat di Desa Ulak Jermun Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Mereka dua hari berturut menggelar pawai obor.
Dalam gelaran ini terlihat, puluhan warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa membawa obor menyala dan berbaris di pinggir jalan sebagai ungkapan syukur atas datangnya bulan yang penuh berkah ini.
Kepala Desa Ulak Jermun, Fitrianti, mengungkapkan bahwa pawai obor merupakan simbol antusiasme warga dalam menyambut Ramadhan.
“Sebagai muslim tentu kami menyambut bahagia kedatangan bulan suci Ramadhan. Inilah bentuk sambutan kami,” ungkapnya pada Minggu (2/3) malam.
Tradisi ini, yang biasanya berlangsung selama tiga malam di awal Ramadhan, tidak hanya menjadi ajang perayaan tetapi juga momentum untuk silaturahmi dan saling bermaafan antarwarga.
Fitrianti menambahkan bahwa kegiatan ini turut meningkatkan semangat beribadah dan menjaga tradisi positif di desa.
“Pawai obor ini juga sebagai bentuk komitmen kami dalam menjaga kekhusyukan ibadah di bulan Ramadhan,” jelasnya.
Sementara itu, Warga M Aldi pun menyatakan kegembiraannya atas partisipasi hampir 70 persen warga yang turut serta dalam acara tersebut.
“Sehari menjelang Ramadhan, warga telah berkumpul sejak pukul 19.30 WIB dan mempersiapkan obor masing-masing.” terangnya.
Berbeda dengan malam pertama, kegiatan di malam kedua dan ketiga diadakan usai shalat tarawih, dengan lantunan sholawat yang mengiringi langkah kaki warga berkeliling desa.
Harapan Aldi pun tersirat agar tradisi pawai obor ini tidak lekang oleh waktu. “Generasi muda sekarang lebih banyak pegang gadget, tentu jadi tantangan sendiri bagi Kades untuk terus menyosialisasikan tradisi-tradisi di desa ini.” pungkasnya. (HWJ)

