RELUNG.ID — Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyampaikan ucapan selamat atas berlangsungnya Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Indonesia.
Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, menilai bahwa pemilihan presiden dan legislatif yang digelar di Indonesia tahun ini menunjukkan komitmen yang kuat terhadap proses demokrasi.
“Dengan bangga kami mengucapkan selamat kepada masyarakat Indonesia atas partisipasi besar mereka dalam pemilu hari ini. Pemungutan suara ini adalah bukti dari ketangguhan dan komitmen yang kuat dari masyarakat Indonesia terhadap proses demokrasi dan lembaga pemilihan,” kata Miller dalam keterangan resmi yang diunggah di laman Departemen Luar Negeri AS, Kamis (15/2).
Miller menambahkan bahwa AS menantikan hasil resmi pemilu yang akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia. AS siap untuk bekerja sama dengan presiden dan anggota legislatif yang terpilih.
“Kami menantikan pengumuman resmi hasil pemilu dari Komisi Pemilihan Umum. Tahun ini, ketika kami merayakan 75 tahun hubungan diplomatik AS-Indonesia, kami berharap dapat bekerja sama dengan presiden dan pemerintahan baru Indonesia, serta badan legislatif, untuk mengatasi tantangan bersama yang bermanfaat bagi kedua negara, termasuk perubahan iklim, keamanan di Indo-Pasifik, dan stabilitas internasional,” ungkapnya.
Indonesia merupakan mitra dekat bagi AS, dan bersama pemerintahan baru Indonesia, AS berharap dapat mencapai masa depan yang lebih baik.
“Amerika Serikat dan Indonesia adalah mitra dekat, berdasarkan pada prinsip-prinsip yang tertuang dalam Kemitraan Strategis Komprehensif kami. Bersama dengan pemerintahan baru Indonesia, kami akan berupaya mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi warga negara kami dan mengatasi tantangan paling mendesak di abad ke-21,” tandasnya.
Sementara itu, perhitungan suara Pemilu Presiden 2024 yang dilakukan oleh KPU Indonesia dalam real count per Kamis (15/2) pukul 04.00 WIB menunjukkan bahwa pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, masih unggul dengan perolehan suara sebesar 55,95 persen.
Data tersebut didasarkan pada perhitungan 312.304 dari total 823.236 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

