RELUNG.ID — Dalam upaya meningkatkan konsumsi masyarakat selama Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah meluncurkan program Every Purchase is Cheap (EPIC) Sale 2024. Program ini berlangsung pada 20-31 Desember 2024, menawarkan berbagai bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa EPIC Sale 2024, yang bersinergi dengan program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) dan Belanja di Indonesia Aja (BINA), diharapkan mampu menciptakan penghematan devisa besar bagi negara.
“Kalau dihitung dari Harbolnas, BINA, sampai EPIC Sale, kita bisa mencapai Rp80 triliun atau sekitar 5 miliar USD. Ini adalah penghematan devisa karena belanja dilakukan di dalam negeri,” ujar Airlangga saat peluncuran di Tangerang, Minggu (22/12).
Data menunjukkan tren belanja masyarakat terus meningkat:
-Pengeluaran masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari dan teknologi di kuartal ketiga 2024 mencapai Rp256 triliun, naik dari kuartal sebelumnya.
-Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada November 2024 berada di angka optimis 125,9, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.
-Omzet ritel tahunan diproyeksikan mencapai Rp424 triliun hingga akhir tahun.
Program EPIC Sale diharapkan tidak hanya meningkatkan belanja masyarakat tetapi juga membantu menjaga stabilitas ekonomi nasional. Pemerintah optimis bahwa kombinasi dari berbagai inisiatif belanja ini mampu mencapai target pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada akhir tahun.
Dengan dukungan data yang positif dan antusiasme masyarakat, EPIC Sale 2024 diproyeksikan menjadi momentum penting dalam mendorong konsumsi domestik, memperkuat daya beli masyarakat, serta menekan belanja luar negeri untuk kebutuhan sehari-hari.[TRA]

