RELUNG.ID – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama Forum Kemitraan BPJS Kesehatan mengadakan rapat koordinasi untuk membahas strategi penguatan cakupan dan tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah tersebut. Rapat ini berlangsung pada Selasa (17/6/2025) di Ruang Rapat Randik dan dipimpin oleh Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba, Erdiansyah, S.P., M.Si., atas nama Bupati Muba H.M. Toha.
Hadir dalam rapat tersebut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Edy Surlis, bersama para kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Muba.
Erdiansyah mengungkapkan bahwa rapat ini penting untuk meningkatkan Universal Health Coverage (UHC) dan memastikan keaktifan peserta JKN.
“Pemkab Muba tetap berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, meskipun efisiensi anggaran memengaruhi target UHC. Saat ini, UHC di Muba sudah mencapai 97,01%, namun masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki untuk mencapai 100%,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama yang baik antara dinas terkait dan BPJS Kesehatan agar seluruh target dapat tercapai.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Edy Surlis, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemkab Muba. Ia menekankan tujuan forum kemitraan, yakni menyamakan persepsi tentang program JKN, mempermudah koordinasi antarinstansi, dan menyelesaikan kendala di lapangan.
“Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Pemkab Muba. Semoga sinergi ini menjadi langkah untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, khususnya di Musi Banyuasin. Kami siap terus bekerja sama demi tercapainya target yang telah ditetapkan,” ujar Edy.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr. Azmi Dariusmansyah, MARS, melalui Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Muba, Yettria, menekankan pentingnya solusi atas permasalahan di lapangan, terutama yang berkaitan dengan pendataan.
“Pendataan yang baik sangat diperlukan agar hasil program JKN dapat tercapai secara optimal dan sistematis. Kami akan terus melakukan koordinasi serta pemantauan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat,” tandas Yettria.[THQ]

