RELUNG.ID – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Koperasi dan UKM kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kali ini, pelatihan kewirausahaan bagi pelaku UMKM digelar dengan tujuan menciptakan wirausaha pemula yang kreatif, inovatif, dan mandiri.
Acara yang berlangsung di Hotel Grand Ranggonang, Sekayu, ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Muba, Rohman, mewakili Bupati H. M. Toha. Dalam sambutannya, Rohman menegaskan bahwa pelatihan ini adalah langkah konkret dalam mewujudkan visi “Muba Maju Lebih Cepat” dengan mengedepankan kolaborasi antara dunia usaha, BUMN, BUMD, industri, dan perguruan tinggi.
“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan dan pengetahuan bagi pelaku UMKM, tetapi juga meningkatkan omzet dan pendapatan mereka. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat Muba dapat tercapai,” ujarnya.
Dalam laporannya, Wakil Bupati menyebutkan bahwa hingga Mei 2025, sebanyak 14.542 Nomor Induk Berusaha (NIB) Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) telah diterbitkan untuk pelaku UMKM di Muba. Pada tahun ini, pemerintah menargetkan penerbitan 3.000 NIB baru yang akan dimasukkan ke dalam aplikasi Sistem Informasi Kredit Program (SIKP). Program ini bertujuan mempercepat akses pelaku UMKM terhadap Kredit Usaha Rakyat (KUR) pemerintah.
Selain itu, Pemkab Muba juga menjalankan berbagai program peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM UMKM melalui pelatihan dan pendidikan berkelanjutan.
“Kami terus berupaya memberikan pendampingan dan fasilitas agar UMKM dapat berkembang secara mandiri dan berdaya saing,” tambahnya.
Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Muba, Zulkarnain, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali 30 peserta dari sembilan kecamatan di Muba dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menjalankan usaha.
“Selama tiga hari, peserta akan diajarkan strategi bisnis yang efektif untuk memulai dan mengembangkan usaha mereka. Harapannya, pelatihan ini dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Muba,” jelas Zulkarnain.
Ia juga berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan. “Semangat para pelaku UMKM harus terus bangkit untuk menciptakan perubahan yang lebih baik di sektor ekonomi,” tutupnya.[THQ]

