Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Harga Kopi Anjlok, Harapan Petani Pagar Alam Pupus di Musim Panen Tahun Ini
Regional

Harga Kopi Anjlok, Harapan Petani Pagar Alam Pupus di Musim Panen Tahun Ini

RiyadiBy Riyadi26/05/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Seorang petani di kota Pagar Alam sedang memanen kopi. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Harapan petani kopi di Kota Pagar Alam dan sekitarnya untuk menikmati harga jual biji kopi yang tinggi pada musim panen tahun ini pupus sudah. Memasuki puncak musim panen, harga kopi justru anjlok di tingkat pengepul lokal.

Jika pada musim sebelumnya harga biji kopi bisa menembus Rp75 ribu per kilogram, kini turun drastis menjadi Rp63–68 ribu per kilogram. Penurunan harga ini membuat banyak petani kecewa, terutama mereka yang menyimpan hasil panen tahun lalu dengan harapan harga akan kembali naik.

“Saya baru saja jual kopi ke agen pengepul, dihargai Rp63 ribu per kilo. Kalau kopi kering dengan kualitas bagus, dihargai Rp67 sampai Rp68 ribu,” ungkap Irawan, petani kopi di Pagar Alam, Senin (26/5).

Baca juga :   Ribuan Butir Ekstasi dan Ratusan Pieces Etomidate Gagal Diselundupkan ke Pulau Jawa, Dua Warga Sumut Ditangkap

Ironisnya, kopi simpanan dari musim sebelumnya juga mengalami penyusutan berat karena terlalu lama disimpan, sehingga kerugian petani pun makin besar.

Pengepul kopi lokal di Pagar Alam, Yoyong, menjelaskan bahwa penurunan harga terjadi karena permintaan dari eksportir belum stabil, berbeda dengan musim sebelumnya yang permintaannya cukup tinggi.

“Tahun lalu permintaan ekspor cukup tinggi, jadi kami juga dapat kuota pembelian besar. Sekarang permintaan belum stabil, jadi harga beli pun ikut turun,” jelasnya.

Baca juga :   Curi MacBook Mahasiswa KKN di Posko, Pemuda di Pagar Alam Diciduk Polisi

Yoyong menambahkan, kualitas biji kopi juga sangat menentukan harga. Untuk pasar ekspor, diperlukan kopi dengan standar mutu tinggi: biji matang dan kadar air rendah. Namun saat ini, kualitas kopi dari petani dinilai belum memenuhi standar tersebut.

“Petani kita masih fokus pada kuantitas, bukan kualitas. Padahal buyer ekspor itu sangat selektif,” ujarnya.

Sementara itu, Irawan mengakui bahwa proses panen dan pasca panen masih dilakukan secara tradisional. Banyak petani memetik buah sebelum matang sempurna, dan proses pengeringan pun masih menggunakan cara seadanya.

Baca juga :   Cegah Kriminalitas, Pemkot Palembang Pasang CCTV di Jembatan Ampera

“Yang penting panen banyak. Soal teknik pengolahan kami memang belum terlalu peduli. Kami pikir bagaimana caranya kopi ini cepat dijual dan bisa hasilkan uang,” katanya.[TFK]

Harga Anjlok Pagar Alam Panen Kopi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemkab Muba Dorong UMKM Tangguh Lewat Pelatihan Wirausaha Pemula
Next Article Dinas Pendidikan Palembang Tegaskan Tak Ada Ancaman dari Sekolah
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,887 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,759 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,733 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?