RELUNG.ID- Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Rapat Pemantapan Skema Jadwal Lapangan (Skajul) untuk Satuan Tugas (Satgas) Pendapatan Daerah, Selasa (27/5/2025).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Bapenda ini melibatkan lintas sektor, mulai dari kepala OPD, pelaksana lapangan (UPL), hingga perwakilan dari instansi terkait seperti Dinas Perizinan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dishub, Disperindagkop, Satpol PP, hingga Dinas Pertanian dan Perkebunan.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Bappeda sekaligus perwakilan Samsat Muratara, Taufik. Dalam rapat tersebut, disusun pembagian tim Satgas, jadwal kegiatan lapangan, serta strategi pendekatan terhadap wajib pajak.
Kepala Dinas Perizinan, Hamdan, menegaskan Satgas Pendapatan akan dibekali target kinerja terukur untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kita akan tetapkan regulasi dan target kinerja secara bertahap. Harus ada ukuran yang jelas agar dampaknya langsung terasa terhadap peningkatan PAD,” ujarnya.
Sementara itu, Aan selaku Koordinator UPL Satgas menyampaikan bahwa pihaknya siap melakukan penyisiran langsung potensi-potensi pajak di lapangan, seperti Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Non-PLN, pajak penggunaan air tanah, pajak restoran, pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), pajak parkir, hingga pendataan STDB (Surat Tanda Daftar Budidaya) di desa-desa.
Menutup rapat, Staf Ahli Bupati Muratara Al Azhar menekankan pentingnya validasi data sebelum pelaksanaan kegiatan lapangan agar sasaran Satgas lebih tepat.
“Sebelum kita turun ke lapangan, kita wajib siapkan data valid. Apapun yang diambil dari Muratara harus kembali untuk pembangunan Muratara. Sumber daya alam kita luar biasa, dan seharusnya bisa membuat daerah kita hebat melalui peningkatan PAD,” tegasnya.
Ia juga mengusulkan adanya bentuk apresiasi kepada wajib pajak patuh, baik dari kalangan individu maupun perusahaan, guna mendorong kepatuhan dan kesadaran membayar pajak secara berkelanjutan.[LTM]

