Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Pemkab OKU Selatan Minta Maaf Terkait Viralnya Video Pelayanan Buruk RSUD Muaradua
Indeks

Pemkab OKU Selatan Minta Maaf Terkait Viralnya Video Pelayanan Buruk RSUD Muaradua

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda03/10/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Potongan video saat pasien kritis tak dihiraukan RSUD OKU Selatan, Foto : Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas viralnya video yang memperlihatkan pelayanan kurang memadai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muaradua, OKUS, Sumatera Selatan.

Permohonan maaf ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Pemkab OKU Selatan, M. Rahmattullah, pada Rabu (2/10/2024).

“Mewakili Pemkab OKUS, kami menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi di RSUD Muaradua. Kami menyesalkan kejadian tersebut dan akan segera mengambil langkah-langkah responsif untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Rahmattullah.

Permintaan maaf ini disampaikan menyusul beredarnya video yang menunjukkan seorang wanita menangis tersedu-sedu memohon bantuan tenaga medis untuk adiknya yang dalam kondisi kritis.

Namun, dalam video berdurasi 30 detik tersebut, terlihat tidak ada satu pun petugas medis yang merespons atau memberikan pertolongan kepada anak laki-laki yang terbaring lemah dengan hidung mengeluarkan darah.

“Kami memohon maaf kepada keluarga pasien dan seluruh masyarakat atas insiden yang merusak citra baik Pemerintah Daerah dan RSUD Muaradua. Jika terbukti ada pelanggaran prosedur atau kelalaian, sanksi akan diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan OKUS, dr. Merry Astuti, mengakui adanya kekurangan tenaga medis di RSUD Muaradua, terutama dokter spesialis. Menurutnya, meski jumlah tenaga perawat mencukupi, namun jumlah dokter masih jauh dari ideal.

“Kami selalu membuka formasi dokter setiap ada penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), tetapi jumlah pendaftar masih sangat sedikit,” ungkap Merry.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan lebih intensif melakukan edukasi kepada seluruh tenaga medis di RSUD Muaradua agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

“Kami akan lebih sering mengadakan pelatihan dan evaluasi pelayanan di RSUD agar tidak ada lagi kejadian seperti ini di masa mendatang,” lanjut Merry.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Pemkab OKU Selatan berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen dan pelayanan RSUD Muaradua. Mereka juga berkomitmen untuk meningkatkan jumlah tenaga medis dan fasilitas kesehatan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video viral tersebut memicu reaksi keras dari netizen yang mengecam buruknya pelayanan kesehatan di RSUD Muaradua. Banyak yang berharap agar perbaikan pelayanan segera dilakukan sehingga kejadian serupa tidak lagi terjadi.

Rahmattullah menambahkan bahwa Pemkab OKUS berjanji akan melakukan perbaikan yang signifikan dan akan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran oleh tenaga medis yang bertugas.

“Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kami semua. Kami berharap ke depan pelayanan kesehatan di RSUD Muaradua akan jauh lebih baik dan dapat memenuhi harapan masyarakat,” pungkas Rahmattullah.[AYK]

OKU Selatan RSUD
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMajelis Hakim Tolak Eksepsi Empat Terdakwa Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Siswi SMP di Palembang
Next Article Perajin Batik Lubuklinggau Kembangkan Motif ‘Durian Rampak’ dengan Filosofi Kesejahteraan
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,892 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,765 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,737 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?