RELUNG.ID- Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan untuk mengembangkan kopi khas daerah setempat melalui ekosistem keuangan inklusif dan Koperasi Merah Putih.
Kolaborasi ini juga melibatkan pelaku eksportir, penyedia jasa keuangan atau perbankan, serta Koperasi Merah Putih yang dibentuk di seluruh kelurahan di Kota Pagar Alam. Salah satu pionirnya, Koperasi Merah Putih Ulu Rurah, menjalin kemitraan eksklusif dengan PT Asya Nusantara untuk membuka akses pasar internasional bagi kopi Pagar Alam.
Program ini bertujuan agar kopi Pagar Alam semakin dikenal secara nasional maupun internasional, sekaligus memastikan nama kopi Pagar Alam tidak diklaim oleh daerah lain. Rencananya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan diundang untuk meresmikan pelepasan ekspor kopi pertama dari Kota Pagar Alam yang dikelola oleh Koperasi Merah Putih.
Kepala OJK Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menyatakan potensi komoditas kopi Pagar Alam yang dikelola secara profesional dapat meningkatkan peredaran uang di daerah tersebut.
“Dengan kolaborasi Koperasi Merah Putih, akses keuangan bagi petani dan pengusaha kopi menjadi sarana untuk mewujudkan rencana ekspor ini,” ujar Arifin.
Sementara itu, Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menjelaskan kunjungan Presiden Prabowo dijadwalkan pada November atau paling lambat awal Desember 2025. Agenda kunjungan mencakup peletakan batu pertama Sekolah Taruna Nusantara dan Sekolah Rakyat, serta panen, penanaman kopi Raden Kuning, dan peresmian pelepasan ekspor pertama kopi Pagar Alam.
“Ayo kita bekerja dengan hati, mulai dari menanam, memelihara, hingga mengelola kopi kita. Dengan begitu, orang akan percaya pada kualitas kopi Pagar Alam,” kata Ludi.[TFK]

