RELUNG.ID — Pemerintah Kota Palembang telah mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan 200 personel kebersihan untuk membersihkan sampah yang terjadi setelah Salat Id di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo Palembang.
Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai pembelajaran dari pengalaman sebelumnya di mana setelah Salat Id, terjadi penumpukan sampah, terutama bekas koran dan botol air mineral yang berserakan di sekitar masjid. Oleh karena itu, 200 anggota Dinas Kebersihan disiapkan untuk melakukan pembersihan secara menyeluruh.
“Dalam upaya memastikan kebersihan dan keteraturan di sekitar Masjid Agung Palembang, kami telah menyiapkan 200 anggota kebersihan yang akan melakukan pembersihan sampah bekas Salat Id, termasuk di area sekitar Bundaran Air Mancur dan Jembatan Ampera Palembang,” ungkap Ratu Dewa pada Rabu (10/4/2024).
Ratu Dewa menjelaskan bahwa petugas kebersihan akan dibagi menjadi beberapa tim yang akan tersebar di sekitar Masjid Agung dan Jembatan Ampera untuk membersihkan sampah bekas koran dan botol plastik air minum yang berserakan setelah pelaksanaan Salat Id.
Selain itu, Ratu Dewa juga meminta agar anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang untuk mengatur lalu lintas dengan baik guna mencegah terjadinya kemacetan panjang setelah pelaksanaan Salat Id.
“Saya telah memerintahkan Dishub Palembang untuk mengatur lalu lintas dengan seksama agar tidak terjadi kemacetan setelah pelaksanaan Salat Id nanti,” tambahnya.
Ratu Dewa juga mengimbau kepada masyarakat yang melaksanakan Salat Id di Masjid Agung Palembang agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama bekas koran dan sampah lainnya. Ia menekankan pentingnya untuk membuang sampah pada tempatnya agar menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.
“Dengan ini, saya berharap agar masyarakat yang melaksanakan Salat Id di Masjid Agung Palembang dapat menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama bekas koran yang digunakan selama Salat Id,” tutup Ratu Dewa.[RG]

