RELUNG.ID – Pemerintah Kota Palembang tengah mematangkan rencana pelaksanaan Car Free Day (CFD) yang akan digelar rutin setiap pekan.
Program ini disiapkan sebagai ruang publik bebas kendaraan guna mendorong gaya hidup sehat sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pembahasan awal digelar dalam rapat yang dipimpin Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (27/2/2026).
CFD direncanakan memanfaatkan koridor utama kota, yakni sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, melintasi Jembatan Ampera, hingga kawasan Fly Over Jakabaring. Kegiatan dijadwalkan berlangsung setiap hari Minggu mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB.
Menurut Ratu Dewa, CFD dirancang sebagai ruang interaksi sosial sekaligus sarana olahraga bersama yang aman dan nyaman tanpa gangguan kendaraan bermotor.
“Warga dapat berjalan kaki, berlari, bersepeda, maupun melakukan aktivitas kebugaran lainnya dengan leluasa. Ini ruang bersama untuk hidup lebih sehat,” ujarnya.
Tak hanya berfokus pada aktivitas fisik, Pemkot Palembang juga menyiapkan skema pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kehadiran CFD diharapkan mampu menciptakan efek berganda, baik dari sisi kesehatan maupun perputaran ekonomi lokal.
“Kita ingin CFD ini memberi manfaat luas. Masyarakat sehat, pelaku UMKM juga mendapatkan ruang untuk berkembang,” tambahnya.
Karena jalur Sudirman–Ampera–Jakabaring merupakan salah satu pusat pergerakan transportasi utama di Palembang, Pemkot akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas dan sistem pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Tahap berikutnya, pemerintah akan mematangkan aspek teknis, termasuk pembagian zona aktivitas olahraga, pengaturan stan UMKM, serta pelibatan komunitas olahraga dan masyarakat umum sebelum peluncuran resmi dilakukan.
“Kami harap CFD di koridor ini dapat menjadi ikon baru aktivitas publik yang sehat, tertib dan produktif,” tutupnya. (DSK)

