RELUNG.ID – Kunjungan Cristiano Ronaldo ke Kupang dalam rangka kegiatan amal hingga kini belum jelas.
Rencana kedatangan ini sebelumnya tersiar beberapa waktu lalu. Namun, hingga kini bintang sepakbola asal Portugal ini belum juga menginjakkan kakinya di tanah air.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT pun telah menggelar rapat antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTT dan Yayasan Graha Kasih Indonesia (YGKI) untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Namun, pihak yayasan tak bisa memberikan jadwal pasti kunjungan CR7 ke Kupang.
“Sampai hari ini belum jelas kedatangan Cristiano Ronaldo. Kegiatan kunjungan Ronaldo itu adalah inisiatif Yayasan Graha Kasih Indonesia,” kata Pelaksana Harian (Plh) Gubernur NTT, Rita Wuisan saat memberikan keterangan pers, Rabu lalu (19/2).
Menurut Rita, Pemprov NTT hanya mengetahui informasi tersebut dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTT dan pemberitaan di media terkait rencana kunjungan Ronaldo beserta agenda kegiatannya.
“Pemerintah tahu dari media dan ada surat yang masuk dari Asprov PSSI NTT, akan ada pertemuan dengan pemerintah. Jadi untuk hal lain silakan tanya ke pihak yayasan,” tambahnya.
Atas kejadian tersebut, Pemprov NTT berencana akan memeriksa Yayasan Graha Kasih Indonesia yang mengklaim sebagai penyelenggara kunjungan Cristiano Ronaldo ini.
“Kami tidak bisa menyatakan bahwa apa yang disampaikan pihak yayasan adalah kebohongan, tapi hingga saat ini belum ada kepastian dari Yayasan Graha Kasih Indonesia tentang kedatangan Ronaldo,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Graha Kasih Indonesia, Susy Maria Kapitana mengklaim bahwa Cristiano Ronaldo akan tiba di Kupang dalam pekan ini. Dia pun membantah jika kabar tersebut merupakan kabar hoax.
“Saya punya niat baik kok jadinya hancur diblunder dengan informasi pemberitaan yang tidak jelas. Yang jelas 100 persen Ronaldo datang minggu ini. Sampai Jumat mereka akan kasih kabar,” katanya.
Pihaknya sebagai sponsor juga harus menyesuaikan dengan jadwal sang pemain. Karena menurutnya, jadwal kedatangan pesepakbola ini masih bersifat tentatif.
“Beliau itu kan masih ada pertandingan. Jadi kami tidak bisa paksakan sampai ada pernyataan bahwa kedatangannya adalah hoaks,” tegasnya.
Dia pun berencana bakal menuntut balik berbagai pihak yang menuding jika kabar kedatangan Ronaldo ini adalah kebohongan.
“Saya akan tuntut balik jika Ronaldo benar-benar datang ke Kupang,” pungkasnya. (Vid)

