Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Pemprov Sumsel “Warning” Kapal Batu Bara: Atur Jam Melintas di Jembatan P6 Lalan
Regional

Pemprov Sumsel “Warning” Kapal Batu Bara: Atur Jam Melintas di Jembatan P6 Lalan

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda20/02/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Assiten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel, Apriyadi. Foto : Toriq Abdullah/RELUNG.ID
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Polemik berulang tertabraknya tiang shoring Jembatan P6 Lalan, oleh tongkang batu bara di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) akhirnya memicu tindakan tegas dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel). 

Tak ingin infrastruktur vital daerah tersebut hancur, Pemprov Sumsel secara resmi mendesak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Palembang untuk segera merombak aturan main di perairan tersebut.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel, Apriyadi, menegaskan bahwa keselamatan jembatan tidak bisa ditawar lagi. Menurutnya, Standar Operasional Prosedur (SOP) baru harus segera ditetapkan guna mengakhiri drama “adu banteng” antara kapal tongkang dan tiang jembatan.

Salah satu poin krusial yang diusulkan Pemprov Sumsel adalah pengaturan waktu melintas yang lebih ketat. Arus air yang kencang selama ini dituding menjadi biang keladi sulitnya kapal tongkang dikendalikan saat melewati kolong jembatan.

“Kita mencari solusi agar penabrakan tidak terjadi lagi. Kami meminta ada waktu tertentu, terutama saat air pasang atau surut. Mereka dilarang melintas sekitar 2 jam setelah air surut atau saat arus sangat kencang. Aturan ini sudah disepakati,” tegas Apriyadi, Jumat (20/2/2026).

Selain masalah waktu, Pemprov Sumsel juga menyoroti beban angkutan yang dibawa kapal-kapal raksasa tersebut. Begitu pengerjaan rangka baja jembatan dimulai, ukuran dan kapasitas tongkang yang melintas akan dipangkas secara signifikan.

“Misalnya kapasitas 300 kita perkecil menjadi 200. Ini langkah preventif untuk memperkecil risiko gesekan atau tabrakan dengan struktur jembatan yang sedang dalam perbaikan,” tambahnya.

Pemprov Sumsel menyadari bahwa aturan di atas kertas tidak akan berguna tanpa pengawasan lapangan. Oleh karena itu, KSOP diminta menempatkan petugas wilayah kerja (Wilker) di lokasi-lokasi rawan penabrakan.

Petugas ini nantinya berfungsi sebagai “polisi perairan” yang memastikan nakhoda kapal taat pada SOP baru, mulai dari kepatuhan jam melintas hingga tonase muatan.

“KSOP yang akan buat SOP-nya, dan harus ada petugas di sana untuk memastikan kepatuhan. Ini demi mengurangi risiko yang bisa merugikan banyak pihak,” tutup Apriyadi.[THQ]

Jembatan P6 Lalan Muba Pemprov Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDua Dirjen Kementerian PU Mundur, Posisi Diisi Plh
Next Article Doktif Datangi Polda Metro Jaya, Akui Pernah Hujat Kartika Putri karena Terpengaruh Opini
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,881 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,753 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,727 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?