Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lubuklinggau sejak beberapa hari terakhir, terpaksa membatasi pencetakan e-KTP. Hal ini disebabkan menipisnya blangko pencetakan.
Demikian diungkapkan Kepala Disdukcapil Lubuklinggau, Hidayat Zaini, Senin (26/9).
Dia mengatakan saat ini kondisi stok blangko sudah mulai menipis, yang semula pencetakan 80 blanko perhari terpaksa harus dibatasi 50 blangko perhati.
“Ya, blangko saat ini sudah mau habis, jadi kami batasi per hari 50 keping atau blangko yang dicetak,” katanya.
Saat ini, pihaknya masih menunggu kiriman blangko dari Palembang, mengingat pemerintah pusat juga belum mengirim blangko. Dia mengaku stok blangko yang ada saat ini diperkirakan bertahan hanya sampai 10 hari kedepan.
“Kita nunggu penjelasan dari Provinsi dulu. Stok yang ada sampai 10 hari lagi,” timpalnya.
Mudah-mudahan menurut Hidayat diawal Oktober stok blangko eKTP fi Disdukcapil Lubuklinggai sudah ada. Sehingga bisa melakukan pencetakan seperti biasa.
“Kalau biasanya 80 keping perhari, sekarang 50 keping,” bebernya.
Hidayat juga menambahkan, biasanya Disdukcapil mendapat kiriman 4.000 blangko dari Palembang. “Kiriman blangko biasanya 4.000 blangko sampai 5 bulan,” pungkasnya.

