Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Pengangguran di Jerman Tembus 3 Juta, Tertinggi Sejak 2015
Bisnis

Pengangguran di Jerman Tembus 3 Juta, Tertinggi Sejak 2015

alwiBy alwi30/08/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi pengangguran. (Freepik)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Angka pengangguran di Jerman kembali meningkat tajam dan untuk pertama kalinya sejak 2015 menembus angka tiga juta orang.

Berdasarkan laporan ketenagakerjaan yang dirilis Jumat (29/8/2025), jumlah pengangguran bertambah 46.000 orang dibandingkan bulan sebelumnya, sehingga totalnya kini mencapai 3,02 juta orang, atau sekitar 6,4 persen dari populasi.

Baca juga :   Jembatan P6 Mandek, Sungai Lalan Terancam Ditutup Bagi Tongkang Batu Bara

Kepala Badan Ketenagakerjaan Federal, Andrea Nahles, mengatakan kondisi ini tidak terlepas dari lemahnya performa ekonomi Jerman dalam beberapa tahun terakhir.

“Pasar tenaga kerja masih diwarnai oleh stagnasi ekonomi beberapa tahun terakhir. Namun, ada juga tanda-tanda awal stabilisasi,” ujarnya, dikutip dari MSN, Sabtu (30/8/2025).

Sebagai ekonomi terbesar Uni Eropa, Jerman telah menghadapi tekanan berat sejak beberapa tahun terakhir. Pada 2023, ekonominya mengalami kontraksi sebesar 0,3 persen, disusul penurunan 0,2 persen pada 2024.

Baca juga :   Kendala Pengiriman Picu Penurunan Distribusi Susu UHT di Sumsel

Tahun ini, setelah sempat tumbuh 0,3 persen di kuartal pertama, ekonomi kembali menyusut 0,3 persen pada kuartal kedua akibat ketidakpastian tarif baru dari Amerika Serikat.

Dana Moneter Internasional (IMF) bahkan memperingatkan bahwa Jerman berpotensi mengalami tiga tahun berturut-turut tanpa pertumbuhan ekonomi, sebuah situasi yang belum pernah dialami negara itu dalam dekade terakhir.

Krisis energi turut memperburuk keadaan. Keputusan pemerintah Jerman untuk menghentikan impor energi murah dari Rusia yang sebelumnya menyuplai 55 persen kebutuhan gas negara itu membuat biaya energi melonjak.

Baca juga :   Pj Gubernur Tegaskan Komitmen Tekan Kemiskinan di Sumsel

Pasokan gas pipa Rusia berhenti total setelah sabotase pipa Nord Stream pada 2022, memaksa Jerman beralih ke impor gas alam cair (LNG) yang lebih mahal dari Amerika Serikat dan Qatar.

Sektor industri, yang menjadi tulang punggung ekonomi Jerman, ikut terpukul. Data terbaru menunjukkan sektor otomotif kehilangan lebih dari 51.000 pekerjaan hanya dalam setahun terakhir, semakin menambah tekanan pada pasar tenaga kerja.

Kanselir Jerman, Friedrich Merz, pekan lalu mengakui bahwa negaranya tengah menghadapi “krisis struktural”, bukan sekadar pelemahan ekonomi jangka pendek.

Baca juga :   Antusiasme Tinggi, Pelunasan Biaya Haji Sumsel Tembus 103 Persen

Dengan kondisi pengangguran yang terus naik, beban ekonomi Jerman diperkirakan masih akan berlanjut setidaknya hingga akhir tahun, sembari menunggu langkah kebijakan baru dari pemerintah untuk menghidupkan kembali daya saing industri dan menstabilkan pasar tenaga kerja.

“Industri-industri utama seperti segmen otomotif juga tidak lagi benar-benar kompetitif,” pungkasnya. (LWM)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKolaborasi Pemerintah dan Asosiasi Pertambangan, Jembatan Muara Lawai Dibangun Ulang Demi Akses Ekonomi Rakyat
Next Article DPRD Makassar Dibakar Massa, Delapan Orang Jadi Korban, Tiga Meninggal Dunia
alwi

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202612 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,881 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,753 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,727 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?