RELUNG.ID – Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Hotel Swarna Dwipa kini mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel.
Pasalnya, hotel milik Pemda Sumsel ini masih kerap mengalami kerugian, di mana pengeluaran lebih besar dibandingkan pendapatan hotel tersebut.
Hal ini terungkap dalam rapat Paripurna XI DPRD Sumsel, Senin (14/4) dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sumsel anggaran 2024.
Juru Bicara Pansus III, Bembi Perdana mengatakan, PT Swarna Dwipa Sumsel Gemilang ini mengelola sejumlah aset seperti Hotel Swarna Dwipa, Swarna Dwipa Residence, Graha Sumsel, Wisma Syailendra dan manajemen Asrama Haji,
“Dari laporan yang kami terima, perusahaan ini masih mencatatkan kerugian pada tahun 2024 lalu,” katanya.
Dia mengakui, jika PT Swarna Dwipa telah melakukan sejumlah program dan upaya perbaikan. Namun, BUMD tersebut masih mengalami kerugian.
Dari catatan, di tahun 2024, manajemen PT Swarna Dwipa melaksanakan beberapa program seperti perbaikan jaringan pipa gas PGN, perbaikan modul reader door lock di hotel, serta pengadaan perlengkapan pendukung. Selain itu, dilakukan pula kerjasama pengelolaan laundry, parkir, dan outdoor café.
“PT Swarna Dwipa juga meningkatkan intensitas sales call ke sejumlah OPD di Pemprov Sumsel sebagai konsumen utama serta promosi di media sosial, cetak serta kerjasama dengan TVRI Sumsel dan online agen perjalanan,” terangnya.
Meski demikian, realisasi pendapatan pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp20.213.414.120 atau mengalami penurunan dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp20.320.988.731.
Sementara itu, realisasi pengeluaran mencapai Rp21.909.199.106 sehingga perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp1.695.784.986.
Meski demikian, angka tersebut menurun dibandingkan kerugian tahun 2023 yang mencapai Rp1.954.219.689.
“Kerugiannya memang turun dibanding tahun sebelumnya, tapi tetap harus menjadi perhatian karena secara umum perusahaan belum mencatatkan keuntungan,” terangnya
“Kami mendorong agar Pemprov Sumsel untuk mendukung penuh BUMD ini, baik dari sisi kebijakan maupun operasional. Hal ini agar dapat bersaing dan mandiri secara finansial,” pungkasnya. (DSK)

