RELUNG.ID – Harga biji kopi Pagar Alam yang sempat mengalami penurunan harga kini mulai menunjukkan perbaikan.
Di penghujung musim panen, harga biji kopi Pagar Alam kembali di harga Rp64 ribu per kilogram.
Harga tersebut untuk kualitas kopi super dengan kadar air di bawah 12 persen. Sedangkan, untuk kadar air di atas 15 persen masih berkisar di harga Rp48 ribu per kilogram hingga Rp52 kilogram.
Salah satu pengepul kopi, Sunandi (59) mengatakan, saat ini sudah tidak banyak lagi petani yang menjual biji kopi lantaran musim panen sudah hampir berlalu.
Walaupun ada yang menjual kata dia itupun biji kopi yang sebelumnya sengaja di simpan oleh petani yang hanya mereka keluarkan jika ada keperluan mendesak.
“Saat ini harga beli kami untuk kopi kualitas super masih stabil diangka Rp62 dan itu biji kopi yang benar-benar kering tapi untuk kopi kualitas sedang atau rendah dengan kadar air tinggi, kami beli diharga Rp52 ribu dan Rp48 ribu,” katanya, Senin (27/10/2025)
Menurutnya, kebutuhan kuota ekspor yang pihaknya suplai ke pengepul-pengepul besar sudah mencukupi sehingga pembelian biji kopi warga pun untuk saat ini mulai dibatasi.
“Kami masih menerima jika ada yang hendak menjual sisa hasil panen atau biji kopi simpanan masyarakat tapi kuota terbatas, sebab saat ini belum ada lagi permintaan barang dari pengepul besar,” lanjutnya.
Sunandi juga berharap agar petani kopi di Pagar Alam meningkatkan proses pasca panennya agar kualitas biji kopi dihasilkan dapat dihargai dengan nilai tinggi.
“Mahal murahnya harga beli kami itu tergantung kualitas biji maka itu kami harap petani tidak lagi menjemur buah kopi di aspal atau di tanah terbuka tanpa alas sebab itu mempengaruhi harga jual,” pungkasnya. (TFK)

