RELUNG.ID – Aktivitas transportasi udara di Sumatera Selatan terus menunjukkan tren positif. Sepanjang Semester I 2026, Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang melayani 1.371.262 penumpang, meningkat sekitar 1,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.355.008 penumpang.
Tak hanya jumlah penumpang yang bertambah, aktivitas penerbangan di bandara utama Sumatera Selatan itu juga mengalami pertumbuhan.
General Manager Bandara SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, mengatakan selama Januari hingga Juni 2026 tercatat 9.781 pergerakan pesawat, atau naik 4,3 persen dibandingkan Semester I 2025 yang mencapai 9.378 pergerakan.
“Dari total tersebut, sebanyak 9.069 merupakan penerbangan domestik dan 712 penerbangan internasional,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).
Menurut Syaugi, peningkatan tersebut mencerminkan semakin tingginya mobilitas masyarakat sekaligus kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan Bandara SMB II.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam menjaga kelancaran operasional bandara, mulai dari maskapai, mitra usaha, instansi terkait hingga para pengguna jasa.
“Capaian positif ini merupakan hasil kerja sama seluruh stakeholder yang terus mendukung operasional Bandara SMB II. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami,” katanya.
Untuk rute domestik, Jakarta masih menjadi destinasi dengan jumlah penumpang terbanyak dari Palembang. Selain itu, penerbangan menuju Batam, Kualanamu, dan Pangkal Pinang juga tetap menjadi pilihan utama masyarakat.
Sementara pada sektor internasional, rute Palembang–Kuala Lumpur masih menjadi tujuan luar negeri yang paling diminati penumpang.
Syaugi menegaskan, pengelola bandara akan terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas konektivitas penerbangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ke depan kami akan terus menjaga tren positif ini melalui peningkatan layanan, pembukaan rute-rute baru, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar Bandara SMB II semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Sumatera Selatan,” jelasnya.
Ia berharap meningkatnya jumlah penumpang dan frekuensi penerbangan dapat semakin mempermudah mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta membuka peluang investasi dan pariwisata yang lebih besar bagi Sumsel. [THQ]

