RELUNG.ID – Pengerjaan perbaikan Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Betung, tepatnya di Kilometer 13, mengalami kendala.
Hal ini diakibatkan tingginya debit air yang menggenangi ruas jalan amblas.
Genangan air yang cukup tinggi tersebut menyulitkan petugas dalam melakukan perbaikan permanen, karena aliran air terus mengalir di lokasi jalan yang rusak.
Untuk mengatasi kondisi tersebut dan menjaga kelancaran arus lalu lintas, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan bersama pihak kepolisian mengambil langkah sementara dengan memasang plat baja di titik jalan yang amblas.
“Kami bersama pihak Balai Besar terpaksa menggunakan plat baja sebagai solusi sementara agar kendaraan tetap bisa melintas,” ujar Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo melalui Kasat Lantas AKP Suwandi, Sabtu (20/12/2025).
Ia menjelaskan, pemasangan plat baja dilakukan untuk mengurangi getaran kendaraan yang melintas. Jika tidak segera ditangani, getaran tersebut dikhawatirkan dapat memperparah kerusakan dan menyebabkan jalan semakin amblas.
“Kami berharap debit air segera surut sehingga proses perbaikan permanen bisa dilanjutkan dan akses jalan kembali normal,” tegasnya.
Menurutnya, lokasi jalan tersebut merupakan jalur aliran air, ditambah dengan suplai air dari permukiman warga yang cukup tinggi. Kondisi ini membuat aliran air terus mengalir tanpa henti, terlebih saat musim penghujan.
“Debit air belakangan ini memang cukup tinggi karena intensitas hujan meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, anggota Tim Pataka Satlantas Polres Banyuasin disiagakan di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas. Pengaturan dilakukan guna mencegah terjadinya kemacetan panjang, baik dari arah Palembang maupun Betung. (RDK)

