RELUNG.ID – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar upacara, Senin (5/5).
Upacara yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Muratara Junius Wahyudi ini digelar di halaman Kantor Bupati Muratari dan diikuti seluruh OPD dan staf serta guru.
Wakil Bupati Muratara Junius Wahyudi dalam sambutannya mengatakan, peringatan Hardiknas bukan hanya sebagai kegiatan seremonial tahunan yang ditandai dengan upacara bendera dan berbagai ragam lomba.
Namun Hardiknas merupakan momentum untuk meneguhkan meningkatkan dedikasi. Komitmen dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengam memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa.
“Ya jangan sampai Hardiknas ini hanya sebagai kegiatan seremonial dengan gelar upacara saja. Namun harus dijadikan momentum untuk meningkat dedikasi,” ungkapnya.
Menurutnya, pada hakikatnya pendidikan adalah proses membangun kepribadian yang utama, akhlak mulia dan peradapan bangsa secara individual.
Pendidikan adalah menumbuh kembangkan fitrah manusia sebagai mahluk pendidikan, karena manusia memiliki ilmu pengetahuan.
“Memiliki ketrampilan dan berbagai kecerdasan yang memungkinkan mereka meraih kesejahteraan dan kebahagian material dan spiritual,” terangnya.
Dia berharap guru dapat menjadi agen pembelajaran dan agen peradapan. Para guru bukan hanya menjadi fasilitator pembelajaran, tetapi juga mentor dan konselor para murid.
“Guru adalah orang tua yang senantiasa berada di sisi para murid dalam suka maupun duka serta memandu para muridnya mencapai cita cita luhur,”harapnya.
Ia menjelaskan pemerintah sebagai penyelenggara negara tidak dapat bekerja sendiri karena keterbatasan sumberdaya dan sumberdana.
Perlu dukungan dan partisipasi semesta agar pendidikan sebagai layanan publik. Dapat berperan mengantarkan anak anak menjadi generasi kuat dan hebat.
“Untuk itu diperlukan kerjasama semua pihak baik itu pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha dan media massa,” pungkasnya. (LTM)

