“Jangan pernah berhenti bermimpi, dan buktikan bahwa kita bisa,” ucap Fatia mantap, menutup ceritanya.
Rekrutmen Bintara Polri jalur disabilitas ini merupakan bagian dari kebijakan inklusif yang dipelopori oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Pada tahun 2024, Polri menerima 16 penyandang disabilitas, terdiri dari 13 laki-laki dan 3 perempuan. Langkah ini menandai komitmen Polri untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi kelompok disabilitas untuk bergabung dan mengabdi di institusi kepolisian.
“Pak Kapolri yakin penyandang disabilitas bisa berkontribusi secara profesional di kepolisian. Beliau ingin membuka jalan bagi mereka untuk menjadi anggota Polri, bukan hanya sebagai ASN,” kata Asisten Kapolri bidang SDM, Irjen Dedi. (YIP)

