Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau terpaksa harus menunda pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Lantaran, hingga saat ini stok vaksin Covid-19 di Lubuklinggau mengalami kekosongan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lubuklinggau, Erwin Armaedi mengaku saat ini posisi Covid-19 di Palembang tengah habis. Sehingga, pelaksanaannya sementara waktu ditunda terlebih dahulu. Dia juga mengaku biasa mengambil stok vaksinasi di Dinkes Provinsi. Dan saat ini masih menunggu apakah stok vaksin Covid-19 sudah tersedia atau belum.
“Stok kita menipis sejak diujung-ujung September sebenarnya sudah menipis,” katan, Senin (10/10).
Lebih lanjut, koordinasi dengan Dinkes Provinsi juga sudah dilakukan pihaknya ketika stok vaksin Covid-19 menipis. “Memang mulai masuk Oktober sudah tidak ada lagi stok, sudah kosong di kita” timpal Erwin.
Sehingga kata Erwin, dengan kosongnya stok vaksin Covid-19 pihaknya tidak lagi melaksanakan vaksinasi. “Dikarenakan mamg stok vaksin kita sudah kosong, sudah habis,” bebernya.
Dia juga tidak memungkiri, minat masyarakat untuk vaksin di Kota Lubuklinggau masih tinggi. Bahkan di bulan Oktober ini permintaan untuk layanam vaksinasi tinggi yang kemungkinan karena pekerjaam atau untuk perjalanan. Bahkan, dia mengklaim berdasarkan data terakhir cenderung mengalami peningkatan.
“Ini dikarenakan kami juga memberikan pelayanan di mall dan di Taman Olahraga Silampari (TOS),” pungkasnya.

