RELUNG.ID – Suasana sakral dan penuh tangis mewarnai prosesi siraman El Rumi menjelang hari pernikahannya dengan Syifa Hadju.
Di tengah kekentalan adat Jawa yang menyelimuti acara, sebuah pesan mendalam meluncur dari bibir sang ibunda, Maia Estianty, yang sukses menguras air mata para tamu undangan.
Maia tak kuasa membendung emosi saat mengenang kembali perjalanan panjang dan lika-liku hubungannya dengan sang putra kedua sebelum akhirnya melepasnya ke jenjang rumah tangga.
Dalam prosesi tersebut, istri dari Irwan Mussry ini membuka luka lama yang kini telah menjadi pelajaran hidup. Ia mengingatkan El Rumi pada masa-masa sulit belasan tahun silam, ketika mereka harus terpisah akibat konflik hak asuh anak pasca-perceraiannya dengan Ahmad Dhani.
“Di usiamu yang baru 8 tahun, kita bahkan harus berpisah, tapi berpisah untuk sementara waktu itu sayang,” kenang Maia dengan suara yang bergetar.
Bagi Maia, masa-masa jauh dari anak adalah perjuangan batin yang luar biasa. Ia mengaku sempat kehilangan momen emas untuk memberikan kasih sayang fisik secara langsung kepada anak-anaknya.
“Dari hari-hari itu, Bunda belajar menjadi ibu yang tidak bisa memeluk kamu setiap hari sampai sekarang,” lanjutnya.
Momen paling menyentuh terjadi ketika Maia secara khusus menyebut nama calon menantunya, Syifa Hadju. Meskipun Syifa tidak hadir dalam prosesi tersebut, Maia menitipkan pesan yang sarat akan makna penebusan kasih sayang.
Maia berharap Syifa dapat melengkapi apa yang dulu sempat hilang dari masa kecil El Rumi. Ia meminta Syifa untuk mencurahkan perhatian dan pelukan yang jauh lebih besar daripada yang bisa ia berikan dahulu.
“Pesan untuk Syifa, untuk selalu memeluk El sering-sering dan yang lama ya, lebih lama dari yang pernah Bunda lakukan karena Bunda tidak bisa melakukan itu sampai hari ini,” tutur Maia penuh haru.
Prosesi siraman ini bukan sekadar tradisi pembersihan diri secara lahiriah bagi El Rumi, melainkan juga simbol keikhlasan seorang ibu.
Maia menegaskan bahwa meski kini El akan membangun rumah tangganya sendiri, doa dan restunya akan selalu menyertai langkah sang putra. (vid)

