RELUNG.ID – Ketegangan antara Iran dan Israel terus meningkat, ditambah dengan keterlibatan Amerika Serikat yang memperparah situasi. Di tengah kondisi global yang memanas, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, menyerukan pentingnya jalan damai untuk meredakan konflik.
Prabowo, yang tengah menghadiri St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025 di Rusia, menyampaikan pesan tegas agar semua pihak menahan diri dan mencari solusi damai.
“Kita ingin semua menurunkan suhu konflik. Penyelesaian damai adalah yang terbaik untuk semua pihak,” ujar Prabowo, Jumat (20/6/2025).
Presiden Prabowo juga menekankan peran strategis Rusia dalam membantu mengatasi krisis di kawasan Timur Tengah, mengingat pengaruh besar negara itu terhadap Iran.
Dalam forum tersebut, Prabowo membagikan pengalaman Indonesia dalam menyelesaikan konflik internal, seperti pemberontakan separatis di Aceh yang berlangsung hampir 30 tahun.
“Bayangkan, mantan panglima Gerakan Aceh Merdeka yang dulu melawan kami selama puluhan tahun kini menjadi bagian dari koalisi saya. Dia bahkan menjabat sebagai Gubernur Aceh, sementara saya menjadi Presiden Indonesia. Ini menunjukkan bahwa perdamaian dan persatuan selalu memungkinkan,” ungkap Prabowo.
Ia juga mengangkat contoh zona demiliterisasi yang diawasi oleh PBB, seperti di perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara, sebagai inspirasi untuk menciptakan zona damai di wilayah konflik.
Prabowo menegaskan prinsip politik luar negeri Indonesia yang menjunjung tinggi non-blok dan kerja sama dengan semua negara.
“Seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak. Kami ingin berteman dengan semua pihak,” tegasnya.
Sebagai mantan prajurit, Prabowo menggarisbawahi pentingnya dialog dibandingkan konflik bersenjata.
“Lebih baik berbicara daripada saling membunuh. Negosiasi selalu menjadi cara yang lebih bijak untuk menyelesaikan perselisihan,” tambahnya.
Prabowo berharap dunia segera berbenah dan bersama-sama menciptakan kolaborasi damai demi masa depan yang lebih baik.
“Dunia semakin kecil, kita harus hidup berdampingan secara damai,” tutupnya.[THQ]

