Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Peternak Sumsel Tertekan, Harga Telur di Aplikasi Online Jadi Sorotan
Regional

Peternak Sumsel Tertekan, Harga Telur di Aplikasi Online Jadi Sorotan

alwiBy alwi09/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ketua Asosiasi Perunggasan Provinsi Sumatera Selatan, Ismaidi saat memantau telur dikandang ayam petelur. (Maya/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Peternak ayam petelur di Sumatera Selatan mulai menghadapi tekanan akibat beredarnya telur ayam dengan harga sangat murah melalui platform aplikasi online.

Harga yang ditawarkan dalam program bundling bahkan disebut jauh di bawah harga telur di tingkat peternak.

Baca juga :   Tolak LGBT, Pemkot Palembang Didorong Buat Perwali

Berdasarkan informasi yang beredar, telur dalam program tersebut ditawarkan dengan harga mulai Rp2.500 hingga Rp7.500 per kilogram. Sementara itu, harga telur di tingkat peternakan saat ini berada di kisaran Rp25.740 per kilogram.

Ketua Asosiasi Perunggasan Provinsi Sumatera Selatan, Ismaidi, mengatakan penjualan dengan harga murah tersebut merupakan bagian dari aktivitas bisnis pelaku usaha.

Namun, harga yang terlalu rendah dikhawatirkan memengaruhi persepsi konsumen terhadap harga telur di pasaran.

Baca juga :   Data Perpustakaan Tak Sinkron, Penggunaan Dana BOS di Sumsel Disorot

“Ini tentunya sangat berpengaruh terhadap pengusaha telur. Masyarakat akhirnya meminta harga murah, sementara kami sebagai pengusaha menjual telur rata-rata Rp25.740 per kilogram,” ujar Ismaidi, Rabu (9/9/2026).

Menurut Ismaidi, kondisi tersebut semakin berat karena peternak saat ini juga menghadapi persoalan arus kas. Sejumlah kandang disebut mulai kesulitan mempertahankan cash flow, bahkan sebagian peternak mulai mempertimbangkan untuk menjual usaha atau kandangnya.

Meski menghadapi berbagai tekanan, pihaknya tetap berupaya menjaga harga telur agar usaha peternakan ayam petelur di Sumsel dapat terus berjalan.

Baca juga :   Bupati Askolani Usulkan Pembangunan Jaringan Gas Lebih Luas di Banyuasin

Ismaidi menyebut produksi telur di Sumatera Selatan saat ini mencapai sekitar 500 ton per hari. Sekitar 30 persen dari produksi tersebut dikirim ke luar daerah, terutama untuk memenuhi kebutuhan pasar di Pulau Jawa dan Bangka.

“Untuk kebutuhan telur di Sumatera Selatan, sekitar 30 persen produksi kita dikeluarkan ke luar provinsi, seperti Jawa dan Bangka. Produksi kita sendiri rata-rata mencapai 500 ton per hari,” jelasnya.

Tekanan terhadap peternak tidak hanya berasal dari harga jual telur. Kondisi cuaca yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir juga turut memengaruhi biaya operasional peternakan.

Baca juga :   Usai Antar Penumpang, Penarik Becak di Palembang Ditemukan Meninggal Dunia

Kemarau, misalnya, membuat peternak harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memenuhi kebutuhan air di kandang. Pada saat yang sama, kondisi tersebut juga dapat menurunkan produktivitas ayam.

“Cuaca juga sangat mempengaruhi cash flow pengusaha telur. Karena kemarau, produksi telur bisa turun sekitar 5 sampai 10 persen,” katanya.

Persoalan lainnya datang dari kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Paparan asap dapat mengganggu kesehatan ayam sehingga peternak harus mengeluarkan biaya tambahan untuk pengobatan.

Baca juga :   Bonus Belum Dibayar, Ratusan Atlet Porprov Lubuklinggau Datangi Pemkot Lubuklinggau

Gangguan kesehatan tersebut pada akhirnya berpengaruh terhadap produktivitas ayam. Kondisi itu dinilai semakin menekan peternak ketika biaya produksi meningkat, sementara harga jual telur sulit mengikuti kenaikan biaya.

“Kalau asap berdampak terhadap kesehatan ayam, biaya pengobatan membengkak, produksi turun, sementara harga tidak sesuai. Kalau kondisi ini terus terjadi, peternak bisa banyak yang bangkrut,” tutupnya. (CKM)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAsap Karhutla Ganggu Jarak Pandang, KSOP Palembang Keluarkan Maklumat Pelayaran di Sungai Musi
Next Article Sejak Agustus Antisipasi Kabut Asap, Disdik Sumsel Perbolehkan Sekolah Terapkan Belajar Daring
alwi

Related Posts

Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20262 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Regional

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,927 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,800 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,772 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?