RELUNG.ID – Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan layanan pasang baru listrik PT PLN (Persero).
Modus yang digunakan pelaku umumnya dengan menawarkan kemudahan proses pemasangan listrik secara cepat di luar prosedur resmi.
Pelaku kemudian meminta sejumlah uang maupun data pribadi pelanggan dengan dalih mempercepat proses layanan.
PLN menegaskan bahwa seluruh layanan kelistrikan, termasuk pengajuan pasang baru, hanya dapat dilakukan melalui kanal resmi perusahaan.
Saat ini, masyarakat dapat mengakses layanan tersebut secara mudah, transparan, dan aman melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center 123, maupun langsung melalui layanan pelanggan di kantor PLN terdekat.
General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan jasa di luar mekanisme resmi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan kanal resmi PLN dalam mengakses layanan kelistrikan. Seluruh proses kini sudah terdigitalisasi dan transparan melalui PLN Mobile, Contact Center 123, maupun kantor PLN,” ujarnya.
PLN juga menegaskan tidak pernah meminta pembayaran di luar ketentuan resmi atau melalui jalur pribadi. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati terhadap segala bentuk penawaran yang mencurigakan.
Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur resmi, diharapkan praktik penipuan dapat dicegah dan tidak semakin meluas.
PLN juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif melaporkan setiap dugaan penipuan kepada aparat berwenang demi menjaga keamanan dan kenyamanan dalam mengakses layanan kelistrikan. (LWM)

